Sunday, June 13, 2021
Home > News > Public Service > Yayasan RPI Menyatakan Bayi Khairunnisa Yang Lahir Tanpa Anus Telah Didampingi Dengan Baik 

Yayasan RPI Menyatakan Bayi Khairunnisa Yang Lahir Tanpa Anus Telah Didampingi Dengan Baik 


Banten-News | Social Problems | Lebak

Ima Humairo, Ketua Yayasan Respek Peduli Indonesia menyatakan bahwa Bayi Khairunnisa (8) bulan warga Kabupaten Lebak, Banten anak dari pasangan bapak Saefullah dan istri yang lahir dengan tanpa memiliki Anus telah mendapat pelayanan dan pendampingan yang cukup baik dari berbagai pihak di Kabupaten Lebak, Banten, dan khususnya telah mendapatkan pelayanan dan pendampingan yang cukup baik dari Yayasan Respek Peduli Indonesia Kabupaten Lebak.

Hal tersebut disampaikan oleh Ima Humairo pada Senin (24/5/2021) sore, melalui pesan WhatsApp nya terkait berita “MIRING” alias Hoax terkait penanganan bayi Khairunnisa.

“Alhamdulillah Pak, Khairunnisa telah ditangani dengan cukup baik oleh berbagi pihak di Kabupaten Lebak, mendapat bantuan dari Baznas Kabupaten Lebak dan juga dari Yayasan Respek Peduli Indonesia. Bahkan saya sendiri sangat konsen mendampingi bayi Khairunnisa,” ujar Ima.

Lanjutnya Ima, saat ini bayi Khairunnisa telah menjalani operasi tahap pertama di RSUD Kabupaten Tangerang dari tiga kali rencana operasi yang akan dilakukan.

“Awal maret 2021 seharusnya bayi Khairunnisa sudah ke anastesi untuk menjalani operasi tahap kedua, akan tetapi jadwal operasi kedua tersebut diundur dikarenakan Khairunnisa sakit. Nunggu berat badannya cukup baru dapat dilakukan operasi tahap kedua,” tandasnya.

Sementara itu, ibunda Khairunnisa saat dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp nya membenarkan bahwa anaknya tersebut telah menjalani operasi tahap pertama di RSUD Kabupaten Tangerang.

“Iy benar Pak, anak saya telah dioperasi pembuatan Anus di RSUD Kabupaten Tangerang dengan menggunakan BPJS Kesehatan. Namun rencana operasi tahap kedua diundur karena anak saya kondisinya saat akan dioperasi agak kurang sehat,” tuturnya.

Seperti diketahui bayi Khairunnisa saat ini usia 8 bulan sejak lahir tidak memiliki Anus (saluran pembuangan kotoran), untuk itu Khairunnisa memerlukan operasi untuk dibuatkan saluran pembuangan kotoran untuk BAB. Dan saat akan menjalani operasi tahap kedua rencana tersebut diundur lantaran bayi Khairunnisa drop alias kurang fit fisiknya.

Untuk itu diharapkan kepada warga masyarakat atau dermawan yang memiliki kepedulian atas nasib bayi Khairunnisa agar dapat menjaga asupan gizi dan nutrisi nya agar dapat segera dilakukan operasi tahap kedua dipersilahkan untuk membantu bayi Khairunnisa melalui redaksi MediaBantenCyber.co.id dinomor 087781175721 atau melalui Komunitas Yayasan Respek Peduli Indonesia dinomor  082112379146. (Foto & Article daei MBC-BTL)

Redaksi
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close