Sunday, January 29, 2023
Home > News > Healt > Waspada, Ciki Ngebul Berbahaya Bagi Kesehatan!!

Waspada, Ciki Ngebul Berbahaya Bagi Kesehatan!!


Banten-News | Health | Jakarta

Oleh : Eni Yuwarni (Pemerhati Family Health)

Baru – baru ini marak ditemukan kasus keracunan ciki ngebul atau disebut juga cikibul pada anak-anak. Kementerian Kesehatan meminta semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan nitrogen cair pada produk pangan siap saji guna mencegah kasus keracunan pangan yang lebih parah akibat mengonsumsi nitrogen cair yang berlebihan.

Apa itu Ciki ngebul ?

Ciki ngebul atau ice smoke merupakan salah satu jajanan kekinian yang unik karena setiap dimakan dan dimasukan ke mulut mengeluarkan seperti asap yang banyak se olah olah itu panas tapi ternyata rasanya dingin.

Asap yang dikeluarkan berasal dari nitrogen cair pada suhu yang sangat rendah, cairan tersebut tidak berwarna, jernih dan tidak berbau, dan tidak mengubah rasa jika digunakan untuk makanan. Hal inilah yang menyebabkan jajanan ini sangat menarik perhatian dan disukai oleh masyarakat terutama anak-anak.

Diketahui nitrogen cair telah lama digunakan oleh industri pangan, namum hanya saat proses pembuatan makanan. Biasanya digunakan untuk membekukan, menyegarkan, dan mengurangi pertumbuhan mikroba selama proses pembuatan makanan.

Nitrogen cair jelas berbahaya bagi kesehatan apalagi digunakan tidak sesuai dengan aturan. Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) bahkan melarang keras. “FDA menyebutkan bahwa makanan yang dipersiapkan dengan nitrogen cair tidak baik untuk kesehatan”.

Maraknya kasus keracunan akibat ciki ngebul, Kementerian Kesehatan mengeluarkan Surat Edaran Nomor KL02.02/C/90/2023 tentang Pengawasan Terhadap Penggunaan Nitrogen Cair Pada Produk Pangan Siap Saji yang ditandatangani Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Maxi Rein Rondonuwu pada 6 Januari 2023.

Surat Edaran dimaksud sebagai upaya pencegahan dan peningkatan kewaspadaan penggunaan nitrogen cair pada pangan siap saji untuk mencegah terjadinya keracunan pangan, “kata Dirjen Maxi dalam keterangan resminya, Kamis (12/1/2023).

Upaya kewaspadaan dan antisipasi untuk mencegah terjadinya keracunan pangan antara lain:
Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) selain restoran, seperti gerai pangan jajanan keliling, untuk saat ini tidak direkomendasikan menggunakan nitrogen cair pada produk pangan siap saji yang dijual.

Selain itu, Kementerian Kesehatan juga menginstruksikan kepada pemerintah daerah, dinas kesehatan, puskesmas, dan kantor kesehatan pelabuhan untuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap produk pangan siap saji yang beredar di masyarakat di wilayah kerjanya.

Pembinaan dan pengawasan tersebut mencakup, pemberian edukasi kepada pelaku usaha, masyarakat, sekolah, dan anak-anak akan bahaya nitrogen cair pada pangan siap saji, serta mengharuskan restoran yang menggunakannya untuk memberikan informasi cara konsumsi yang aman kepada konsumen.

Kementerian Kesehatan bersama Badan POM dan Kementerian/Lembaga terkait juga sedang mengkaji aturan tentang penggunaan nitrogen cair pada pangan, “Kita juga koordinasi dengan Kementerian/Lembaga terkait untuk bagaimana membatasi secara bebas perdagangan nitrogen cair ini,” kata Direktur Penyehatan Lingkungan (PL) Kemenkes, Anas Ma’ruf dalam konferensi pers pada hari Kamis (12/01).

Apa dampak bagi kesehatan ketika mengonsumsi nitrogen cair berlebihan ?
Penggunaan dan penambahan nitrogen cair pada makanan siap saji yang berlebihan dan dikomsumsi jangka panjang dapat berdampak serius bagi kesehatan antara lain :
• Dapat Menyebabkan radang dingin, luka bakar terutama pada beberapa jaringan lunak seperti kulit
• Dapat memicu kesulitan bernafas yang cukup parah ketika menghirup terlalu banyak uap yang dihasilkan oleh makanan atau minuman yang diproses menggunakan nitrogen cair .
• Dapat menyebabkan tenggorokan seperti terbakar, karena suhu yang teramat dingin dan langsung bersentuhan dengan organ tubuh dan dapat memicu kerusakan internal organ tubuh. (Bn)

 

Redaksi
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.