Tuesday, November 30, 2021
Home > News > Public Service > Warga Kedaung Kritik Kinerja Walikota Airin Soal Covid-19

Warga Kedaung Kritik Kinerja Walikota Airin Soal Covid-19


Banten-News | Public Service | Tangsel

Berbagai lapisan warga masyarakat di Kota Tangerang Selatan mengkritik kinerja Walikotanya Airin Rachmi Diany terkait kinerja nya dalam penanganan wabah virus Corona atau Covid-19.

Hal tersebut disampaikan oleh salah satu warga Sukrisna saat bersama warga perumahan Kedaung Hijau, Kelurahan Kedaung, Kecamatan Ciputat mengadakan kegiatan penyemprotan cairan Disinfektan diseluruh kawasan RW 05.

Menurut Sukrisna berdasarkan hasil kesepakatan seluruh warga perumahan Kedaung Hijau yang terdiri dari 120 Kepala Keluarga (KK) telah memutuskan bahwa dilingkungan perumahan komplek dibentuk Satgas Penanggulangan Covid-19. 

Dalam kesempatan tersebut, Sukrisna juga mengkritik kerja dari Walikota Tangsel dalam penanganan wabah virus Corona. Menurut Sukrisna, jangan karna jabatannya sudah mau berakhir tetapi Airin malah jarang tampil didepan untuk perang melawan wabah Covid-19.

“Harusnya diakhir masa jabatannya Walikota Airin aktif memimpin langsung penanganan wabah Corona. Jangan Wakilnya terus yang tampil sementara Walikotanya gak jelas ada dimana. Harusnya dia membuktikan walaupun diakhir masa jabatannya, tapi dia tetap tampil memberikan pelayanan yang terbaik kepada warga masyarakatnya.

Sukrisna bilang melakukan penyemprotan disinfektan dengan urunan warga sendiri, kemana Pemkot Tangsel hadir ditengah-tengah warganya?

“Boro-boro aksi penyemprotan disinfektan, mencari informasi terkait penanganan wabah Covid-19 ini saja susah banget. Saya sudah Kritik tuh kemarin di medianya milik humas Tangsel, katanya Pamulang nol tidak ada penderita Corona, gak taunya sudah ada yang mati tuh pilot pesawat,” ujar Supkrisna.

Hal senada juga disampaikan oleh Ibu Heni Utami warga RT 003/022, Kayu Gede, Kelurahan Paku Jaya, Kecamatan Serpong Utara, hingga saat ini tidak ada aksi apapun dari Pemkot Tangsel terkait penanganan wabah virus Corona disekitar tempat tinggalnya.

“Kami disuruh berjuang sendiri menghadapi wabah virus Vorona. Tidak ada sosialisasi apapun apalagi aksi nyata untuk warga masyarakat. Tau-tau dapat informasi di Kayu Gede 1 sudah ada korban Corona tapi gak ada tindakan nyata bagaimana itu keluarganya dan tetangganya, sudah diperiksa belum sama dinas kesehatan Kota Tangsel,” terang Heni dengan raut muka jengkel. (BTL)

Admin
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *