Friday, May 7, 2021
Home > News > Public Service > Walikota Tangerang Terbitkan Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri

Walikota Tangerang Terbitkan Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri


Banten-News | Public Service | Tangerang Kota

Walikota Tangerang Arief R Wismansyah menerbitkan surat edaran tentang panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri di masa pandemi Covid-19,melarang kegiatan takbir keliling, shalat Tarawih dan Idul Fitri menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Surat edaran Walikota Nomor : 180 / 1208 -Hukum/2021 sejalan dengan surat edaran Kementerian Agama RI tentang panduan pelaksanaan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriyah anatara lain, pelaksanaan shalat tarawih dan shalat Idul Fitri boleh dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Jumlah rakaat dapat disesuaikan dengan kebiasaan yang dilakukan oleh setiap masjid atau mushala.

Pengurus masjid atau mushala dapat mengatur kapasitas jamaah 50 persen dari kapasitas biasa, mushala dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Pengurus masjid dan mushala wajib membentuk satgas Covid-19 yang bertanggung jawab dan memastikan protokol kesehatan berjalan dengan baik.

“Satgas dapat menginformasikan kepada jamaah bahwa tempat ibadah selalu dilakukan penyemprotan disinfektan, menyediakan sarana tempat cuci tangan di pintu masuk masjid. Jamaah membawa sajadah dan mukena masing – masing serta harus memakai masker dan menjaga jarak,” kata Walikota kepada awak media, Kamis (8/4/2021).

Walikota menyebut, buka puasa dapat dilaksanakan sepanjang mematuhi jumlah kehadiran 50 persen dari kapasitas ruangan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat serta harus mendapatkan izin dari satgas Covid-19.

“Untuk sahur on the road, takbir keliling dan kegiatan yang mengundang berkerumun dilarang. Shalat Idul Fitri boleh dilaksanakan dengan Prokes yang ketat, tapi jika perkembangan Covid-19 terjadi peningkatan maka Shalat Idul Fitri  bisa ditiadakan,” jelas Walikota.

Peringatan Nuzulul Qur’an wajib memperhatikan protokol kesehatan yang ketat.Jumlah jamaah paling banyak  50 persen dari kapasitas tempat atau lapangan terbuka. Pedagang kaki lima diperbolehkan berdagang sepanjang mematuhi protokol kesehatan secara lebih ketat.

“Vaksinasi boleh dilakukan selama bulan Ramadhan dengan berpedoman pada fatwa MUI Nomor 13 Tahun 2021 tentang hukum Covid-19 pada saat berpuasa,” ucap Walikota. (sam)

Admin
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close