Tuesday, November 30, 2021
Home > News > Public Service > Ular Phyton di Gudang Herbal Diamankan UPT Damkar di Periuk

Ular Phyton di Gudang Herbal Diamankan UPT Damkar di Periuk


Banten-News | Public Service | Tangerang Kota

Setelah proses penelusuran selama hampir 2 jam seekor Ular Phyton sepanjang 3 meter yang berada disalah satu bangunan gudang obat herbal di RT 05/02 Kelurahan Pasir Jaya Kec. Jatiuwung, petugas berhasil diamankan.

Keberadaan ular tersebut ditemui oleh
Agus pemilik gudang sekaligus pemilik klinik herbal yang melaporkan ke BPBD Kota Tangerang, informasi ini diteruskan utk dieksekusi oleh UPT Damkar Periuk, Minggu 26 Januari 2020.

Upaya yang dilakukan Tim pemburu hewan liar UPT Damkar Periuk tiba dilokasi PK 10.30 WIB, langsung melakukan penyisiran pada bangunan dan didapatkan sehelai kulit ular dibagian atap bangunan.

Penemuan kulit ular ini memperkuat dugaan Anggota Tim bahwa hewan ular baru menjalani proses ganti kulit masih berada disekitar gudang.

Edi Saputra, salah satu anggota andalan UPT Periuk mengingatkan rekan-rekan untuk hati-hati.

Biasanya ular yang habis ganti kulit lebih agresif dan liar, juga kepada warga setempatpun yg berkerumun dilokasi diminta untuk tidak mendekat, berikan waktu Tim untuk bekerja lakukan eksekusi.

Setelah melakukan blokade bagian atap, Tim dibagi dua, sebagian anggota diatas atap dan sebagian lagi merusak plafon dari bawah.

Alhasil ular muncul diplafon yang dijebol, petugas berhasil menjapit dengan peralatan khusus, tapi teriakan warga membuat suasana gaduh dan ular semakin liar dan berhasil lepas dari penjapit.

Kemudian, ular merayap kebagian atas atap genteng, namun kesigapan petugas dibagian atap sudah menunggu akhirnya ular Phyton sepanjang 3 meter berhasil ditangkap setelah melalui proses yang agak sulit.

Karena badan ular yang besar dan panjang sementara lobang genteng yg dibuka petugas cukup kecil utk menghindari gerakan ular yg semakin liar.

Kepala UPT Damkar Periuk, Syahrial menjelaskan bahwa hewan-hewan liar yang berhasil diamankan pihaknya sesuai petunjuk BPBD Kota Tangerang, akan dilepas kembali pada habitatnya demi kelangsungan dan keseimbangan ekosistem.

“Kepada warga dihimbau jika menemukan hal seperti ini diminta untuk tidak bertindak gegabah sendiri sendiri, kata Syahful.

Sementara itu, ini sangat berbahaya sebaiknya laporkan saja melalui call center 112 atau langsung ke BPBD Kota Tangerang dan bisa juga ke UPT Damkar setempat. (Mlt)

Admin
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *