Sunday, July 3, 2022
Home > News > Crime & Law > Tujuh Pelaku Pencabulan Terhadap Anak Dibawah Umur Dibekuk Tangerang Polresta

Tujuh Pelaku Pencabulan Terhadap Anak Dibawah Umur Dibekuk Tangerang Polresta


Banten-News | Crime & Law | Tangerang Kabupaten

Tangerang Polresta berhasil membekuk 7 pelaku pencabulan terhadap korban dibawah umur. 7 pelaku tersebut berinisial E K (Umur 31 Tahun), AA (Umur 24 Tahun), A (Umur 44 Tahun), B R P (Umur 19 Tahun), : I F M (Umur 20 Tahun), S (Umur 48 Tahun), A S (Umur 19 Tahun).

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan, 7 pelaku berhasil dibekuk oleh Kepolisian Resort Tangerang setelah adanya laporan dari korban. Dari 7 pelaku tersebut satu adalah guru ngaji dan guru SD bidang studi agama Islam.

Kapolresta menyatakan bahwa ini merupakan hasil ungkap kasus tindak pidana persetubuhan dan pencabulan terhadap anak dibawah umur di Wilayah Hukum Polresta Tangerang Periode Januari 2022.

“Dengan laporan polisi yang masuk sebayak 10 kasus dengan hasil ungkap sebanyak 7 kasus, dengan jumlah tersangka sebanyak 7 orang,” kata Zain.

Dia menjelaskan, dalam melancarkan aksinya, pelaku mengiming – imingi korban akan memberikan hadiah, dan Pelaku mengancam korban akan diberikan nilai yang jelek apabila menceritakan hal tesebut ke orang lain, sehingga korban dapat disetubuhi oleh pelaku.

“Motif pelaku tertarik terhadap anak kecil dan mempunyai kelainan seksual dan pelaku sering menonton film porno,” terangnya.

Pelaku sambung Kapolresta, akan diancam dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak sebesar Rp. 5.000.000.000. Langkah-langkah atau upaya yang akan dilakukan sambung Kapolresta, dalam upaya untuk mencegah terjadinya kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur adalah dengan melakukan kerjasama dengan instansi terkait seperti KPAI, Komnas Anak dan P2TP2A Kabupaten Tangerang, Psykolog, Bapas dan Instansi terkait lainnya yang berkaitan dengan anak.

“Kami akan melakukan penyuluhan atau sosialisai sebagai bentuk pencegahan dari tingkat SD, SMP, dan SMA serta masyarakat dan melakukan Trauma heling terhadap korban – korban kekerasan seksual dengan bekerja sama dengan P2TP2A dan Psykolog,” terangnya. (Hms-Red-BN)

 

Admin
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.