Saturday, October 31, 2020
Home > News > Public Service > Tangerang Kabupaten Buka Gebyar Sekolah Aman Bencana

Tangerang Kabupaten Buka Gebyar Sekolah Aman Bencana


Banten-News | Public Service | Tangerang Kabupaten

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesahteraan Rakyat Kabupaten Tangerang Heri Herianto membuka gebyar sekolah aman bencana Tingkat Kabupaten Tangerang

Pembukaan ini ditandai dengan Pemukulan Gong oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesahteraan Rakyat Kabupaten Tangerang di Gedung Serba Guna (GSG) Kabupaten Tangerang, Sabtu, 7 Maret 2020.

Heri Herianto mengatakan, pengetahuan seperti ini harus diberikan sejak dini. Jadi, mereka bisa mengetahui apa yang harus dilakukan saat terjadi bencana, itu bisa mengurangi risiko saat terjadi bencana. 

“Pendidikan seperti ini harus dimulai sejak usia dini kalau tidak mereka akan terkaget-kaget. Nanti mereka diberikan juga sosialisasi agar tiap sekolah ada juga kelengkapan supaya mereka paham peta ancaman bencana di Kabupaten Tangerang seperti apa,” tandasnya

Lanjut Heri, Gebyar Sekolah Aman Bencana merupakan salah satu kegiatan bersama antara pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Sekolah aman bencana karena sekolah harus memiliki sarana dan prasarana kedaruratan seperti alat pemadam api ringan, pelampung, tambang, rambu kebencanaan, fasilitas P3K, juga megaphone.

“Saya berharap kedepan setiap sekolah
memiliki tim siaga bencana dan prosedur tetap yang diterapkan sewaktu-waktu terjadi bencana. Sekolah pun harus memiliki peta dan jalur evakuasi, memiliki media kampanye, dan melakukan simulasi secara rutin, minimal dua kali dalam setahun,” ucap Heri

Ketua penyelanggara sekaligus Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tangerang, Bambang Saptho Nurtjahya juga mengatakan, ada delapan potensi resiko bencana di Kabupaten Tangerang, yaitu banjir, cuaca ekstrim, banjir bandang, kekeringan, gempa bumi, gelombang ekstrim dan rob, tsunami serta kebakaran lahan dan
hutan.

“Sekolah, rumah sakit, panti jompo merupakan lokasi yang memiliki tingkat kerentanan tinggi sehingga harus menjadi target prioritas dalam penurunan risiko bencana,” ungkap Bambang.

Bambang juga menambahkan bahwa diselenggarakannya acara ini untuk memberikan pengetahuan dan perlindungan kepada masyarakat dari resiko bencana di masyarakat. Kita juga bekerjasama dengan Wahana Visi Indonesia (WVI) untuk
menyosialisasikan pentingnya sekolah aman bencana di Kabupaten Tangerang. Peserta yang mengikuti kegiatan ini dari unsur sekolah, Desa, Kelurahan dan OPD Terkait Kabupaten Tangerang

”Kampanye ini untuk membagikan pembelajaran dan pengetahuan akan keterampilan dasar dalam
menghadapi bencana. Upaya dalam pengurangan risiko bencana adalah investasi terbaik bagi anak-anak sebagai agen perubahan dalam meminimalkan risiko,” ucapnya. (Redi/Diskominfo)

Admin
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close