Thursday, January 21, 2021
Home > News > Crime & Law > Tahanan Meninggal Penuh Lebam dan Luka Bakar, Polres Tangsel Sebut Karena Sakit

Tahanan Meninggal Penuh Lebam dan Luka Bakar, Polres Tangsel Sebut Karena Sakit


Banten-News | Crime & Law | Tangerang Selatan

Terkait adanya tahanan yang tewas didalam sel dengan kondisi yang penuh luka lebam dan juga luka bakar dan menjadi pemberitaan yang viral diberbagai media lokal maupun nasional pada Rabu (16/12/2020), akhirnya Pihak Polres Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyampaikan keterangan Pers di Mapolres Tangsel Kamis (17/12/2020) siang.

Tahanan yang tewas tersebut bernama Sigit Setiawan (33). Sigit Setiawan diciduk oleh Satnarkoba Polres Tangsel dikawasan Pamulang pada 1 Desember 2020. Dalan penangkapan tersebut polisi mendapatkan barang bukti berupa sabu seberat 0,5 gram dari tangan almarhum Sigit Setiawan. Dan Sigit pun disidik dan dijebloskan ke dalam sel Mapolres Tangsel.

Dalam keterangan Pers nya, Wakapolres Tangsel, Kompol Stephanus Luckyto Andri Wicaksono menerangkan, jika Sigit Setiawan meninggal akibat sakit yang diderita. Sejak tanggal 9 Desember sekira pukul 02.30 WIB, kata Stephanus, tersangka mengalami keluhan sesak nafas. Ketika itu petugas membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan pelayanan medis.

“Sat Tahti (Tahanan dan barang bukti) dan Sat narkoba membawa tersangka ke RS swasta. Kita berikan perawatan, tersangka diberikan tindakan medis berupa oksigen tambahan. Selang dua jam pulang, dan diberikan obat terkait keluhan sakitnya,” kata Stephanus di Mapolres Tangsel, Kamis (17/12/2020).

Lanjut Stephanus, keluhan serupa kembali dialami Sigit keesokan harinya, yakni tanggal 10 Desember sekira pukul 16.00 WIB. Sigit merasakan sesak di bagian dada hingga akhirnya petugas kembali membawanya ke fasilitas kesehatan terdekat. Disebutkan, jika Sigit sempat membaik dan kembali dibawa ke sel tahanan.

Namun pada tanggal 11 Desember sekira pukul 03.00 WIB, Sigit mengalami keluhan sesak nafas kembali. Petugas pun lantas membawanya ke rumah sakit. Sayangnya, Sigit meninggal dunia dalam perjalanan.

“Tersangka meninggal dunia, disampaikan meninggal sepertinya dalam perjalanan menuju rumah sakit,” sambung Stephanus.

Sehingga kata Stephanus, tersangka Sigit disebut meninggal akibat sakit yang diderita. Namun anehnya, pihak Polres Tangsel tidak bisa membeberkan hasil rekam medis soal penyakit yang dialami Sigit. Termasuk soal luka lebam dan luka bakar yang nampak di tubuh Sigit Setiawan.

“Kami akan mendalami informasi tersebut. Pada prinsipnya, Polres Tangsel akan transparan dan bertanggung jawab atas penyebab kematian meninggalnya tersangka,” tandas Stephanus.

Penjelasan polisi soal meninggalnya Sigit Setiawan seolah tak dapat memberi jawaban apapun atas kecurigaan pihak keluarga. Pihak keluarga menduga, ada penganiayaan berat yang dialami Sigit dalam tahanan hingga menimbulkan rasa nyeri di bagian dada.

“Makanya kembali lagi, ini akan kita dalami informasi dari keluarga, untuk kami melaksanakan upaya tindak lanjut,” pungkasnya. (MBC/BTL)

Admin
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close