Friday, September 18, 2020
Home > News > Democracy > Sosok Tegas Anti Korupsi Yang Dirindukan, Bukan Dinasti Politik dan Perebutan Kuasa di Tangsel Pilkada 2020

Sosok Tegas Anti Korupsi Yang Dirindukan, Bukan Dinasti Politik dan Perebutan Kuasa di Tangsel Pilkada 2020


Multa Fidrus | Banten-News | Demoracy | Tangsel

Dinasti Politik dan Perebutan Kuasa di Pilwalkot Tangsel. Pilwalkot Tangerang Selatan akan diikuti oleh sejumlah nama yang terkait dengan dinasti politik.

Kota Tangerang Selatan adalah salah satu daerah yang bakal menyelenggarakan pemilihan kepala daerah tahun ini. Pertarungan relatif lebih cair karena petahana, Airi Rachmi Diany tak bisa lagi mencalonkan karena sudah dua periode menjabat.

Salah satu yang menarik di Pilkada Tangsel adalah perebutan kekuasan dengan sentimen dinasti politik.

Setidaknya ada tiga nama yang terkait dengan dinasti. Airin sendiri adalah bagian dari isu dinasti politik karena ipar dari mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah yang sejumlah anggota keluarganya masih berkuasa di beberapa daerah di provinsi paling Barat Jawa ini.

Tiga nama kandidat bakal calon Walikota di Tangsel yang terkait dengan dinasti adalah putri Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Siti Nur Azizah; keponakan Prabowo Subianto, Rahayu Saraswati; dan anak Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah Pilar Saga Ichsan yang masih kerabat Ratu Atut.

Nur Azizah dipastikan bakal diusung oleh Partai Demokrat. Untuk bakal calon wakilnya muncul nama Ruhamaben, kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Namun nama lain berpotensi muncul setelah Nur Azizah menyambangi kediaman artis Raffi Ahmad dan gamblang menawarkan posisi calon Wakil.

Sementara Saras disebut bakal diusung Gerinda dan PDIP Perjuangan. Saras akan berpasangan dengan Sekretaris Daerah Tangsel Muhamad. Posisinya Muhamad sebagai calon Walikota dan Saras calon Wakil Walikota.

Semengara Pilar Saga akan diusung oleh Golkar. Sebagai calon Wakil Walikota ia akan berpasangan dengan Wakil Wali Kota Tangsel saat ini Benyamin Davnie.

Saat ini keberadaan sosok tegas, berani yang anti korupsi diperlukan untuk memimpin di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Provinsi Banten dalam Pilkada 2020.

Rizal Bawazier sosok kuat dalam soal kepemimpinan ini perlu ruang gerak dipertegas dan didukung.

“Masih sangat kuat perhatian kearah sosok yang akan berantas korupsi, di Tangsel,” ujar Gede Munanto  Soekawati pengamat politik komunikasi dari Pusat Kajian Komunikasi Politik Indonesia (PKKPI) seperti disampaikan pada Kamis, 18 Januari 2020.

Pemberantaan korupsi harus jadi prioritas dan tidak dijadikan perhatian khusus. Namun, ketika semua orang mengetahui banyak kepala daerah terjaring korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) inikan masalah besar.

“Oleh karenanya potensi besarnya Tangsel harus sudah semestinya diperhatikan dan mendapat ruang luas anti korupsi,” tegasnya.

Gede mengaku bahwa PKKP bersama CSI sedang melakukan survei yang akan dirilis akhir Januari 2020.

Peran sosok yang seperti ini di dalam kepemimpinan Tangsel kedepan harus didapatkan, ruang ini harus lebih besar di dalam kancah politik Tangsel karena sebagai kota penyangga ibukota Tangsel selayaknya harus bersih dari korupsi, agar terakomodasi untuk membangun dengan bersih.

“Hadirnya sosok di  Tangsel dan para calon ini pun mengeliat. Semoga Tangsel yang mana calonnya sudah mulai terlihat bisa hadir sosok anti korupsi dan Tangsel bisa maju dan menajdi kota terbersih dari para koruptor,” jelas Dosen Komunikasi Universitas Pancasila Jakarta ini ini.

Ditambahkan Gede, saat ini dirinya belum berani siapa calon-calon yang kita di Tangsel.

“Secara proporsional ini akan hadir. Sosok ini harusnya ada dari sisi profesionalitas, intelektualitas, integritas, kemampuan kepemimpinannya telah tercatat secara track record-nya di dalam mengurus ruang besar kemajuan Tangsel,” pungkas kandidat Doktor Politik Komunikasi Universitas Padjajaran ini.

Saat ini keberadaan sosok tegas, berani yang anti korupsi diperlukan untuk memimpin di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Provinsi Banten dalam Pilkada 2020.

Rizal Bawazier sosok kuat dalam soal kepemimpinan ini perlu ruang gerak dipertegas dan didukung masyarakat Tangsel. Jadi, Bukan Dinasti Politik dan Perebutan Kuasa di Pilkada 2020. (CNN Indonesia/Jakartasatu)

Admin
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close