Thursday, October 1, 2020
Home > News > Public Service > Soal Demo Warga Bunar, Anggota DPRD Minta Kedua Belah Pihak Kedepankan Dialog

Soal Demo Warga Bunar, Anggota DPRD Minta Kedua Belah Pihak Kedepankan Dialog


Banten-News | Public Service | Tangerang Kabupaten

Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Burhan meminta pengembang Grand Harmoni Balaraja dan warga mengedepankam dialog. Permintaan tersebut disampaikan politisi partai PKB Burhan saat dimintai tanggapan sola demontrasi warga Bunar kepada pengembang Grand Harmoni Balaraja Jumat (11/09/2020).

“Sebagai anggota DPRD tentunya kami berharap agar ada penyelesaian antar kedua belah pihak,” terang Burhan kepada Detak Banten.com.

Pria asli Balaraja ini meminta agar kedua belah pihak bisa mengedepankan dialog sehingga ada solusi yang bisa menguntungkan kedua pihak. Karena, kondusipitas wilayah harus dikedepankan. Namun, jika ada warga yang mengadu ke DPRD, tentunya kami tidak menolaknya. Namun, sampaikan secara tertulis, dan DPRD pasti akan menindaklanjutinya dengan memanggil kedua belah pihak.

“Lebih baik diselesaikan dibawah antara kedua belah pihak duduk bareng,” terang Burhan.

Sebelumnya diberitakan, Warga desa Bunar Kecamatan Sukamulya Kabupaten Tangerang menggelar aksi demontrasi didepan kantor kepala desa Bunar pada Rabu (09/09/2020). Aksi yang berjalan dengan tertib tersebut. Menuntut agar pengembang Grand Harmoni Balaraja membangun akses jalan yang menghubungkan antara Desa Bunar dengan Desa Saga.

Berdasarkan pantauan dilapangan, warga berkumpul dengan membawa spanduk berisi tuntutan, warga berkumpul sejak pukul 13.30 didepan kantor Desa Bunar. Koordinator aksi Oji mengatakan, saat ini warga merasa resah akibat digusurnya akses penghubung menuju jalan Saga – Bunar. Padahal sebelum adanya perumahan, warga Kampung Kopo Desa Bunar bisa dengan mudah menuju wilayah Kampung Pekong Desa Saga. (detakbanten.com/iday)

Admin
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close