Monday, March 1, 2021
Home > News > Business > Sharia Multifinance Resmikan Pembukaan 5 Kantor Cabang Pertama

Sharia Multifinance Resmikan Pembukaan 5 Kantor Cabang Pertama


Kepala Cabang PT Sharia Multifinance Astra cabang Malang Muhamat Kusaini (kedua dari kanan) dalam peresmian pembukaan kantor cabang PT Sharia Multifinance Astra didampingi Syariah Account Officer (SYAO) Bachtiar Adi Nugraha (paling kiri) dan Collection Head Melda Heri Mulyantoko (paling kanan) dan turut dihadiri oleh perwakilan calon konsumen Bifi Abdul Malik (kedua dari kiri) pada Senin, 01 Januari 2021. PT Sharia Multifinance Astra cabang Malang memiliki alamat domisili di Jalan Buring Nomor 1, Kav.3 – 5, Kelurahan Oro-oro Dowo, Kecamatan Klojan, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur, dan akan menjangkau wilayah Provinsi Jawa Timur.

Banten-News | Business | Jakarta

Sharia Multifinance Astra (AMITRA) yang merupakan bagian dari PT Federal International Finance (FIFGROUP) dan Astra Financial, serta merupakan anak perusahaan PT Astra International Tbk berkomitmen untuk hadir memberikan pelayanan pembiayaan terbaik yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah dengan mendekatkan diri ke masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia.

Hal ini dibuktikan dengan pembukaan 5 Kantor Cabang pertama PT Sharia Multifinance Astra secara resmi yang dilakukan serentak pada Senin, 1 Februari 2021 bertempat di 5 titik, yaitu Jakarta Pusat, Bekasi, Semarang, Malang, dan Pekanbaru.

Titik-titik tersebut mewakili 5 provinsi di Indonesia yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur serta Riau. Pembukaan 5 Kantor Cabang pertama Sharia Multifinance Astra memiliki nomor izin Kantor Cabang Syariah (KCS).

Dalam acara peresmian tersebut, masing-masing kantor cabang Sharia Multifinance Astra turut menghadirkan 1 hingga 2 konsumen pembiayaan syariah dengan menerapkan protokol kesehatan mengingat saat ini dalam suasana pandemi Covid-19 dan masih diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Peresmian dilakukan secara simbolis langsung oleh masing-masing Kepala Cabang dan perwakilan karyawan cabang dengan pemberian souvenir, salah satunya berupa Al-Qur’an Mushaf Haji dan Umrah.

“Alhamdulilah, di awal tahun PT Sharia Multifinance Astra mendapat penghargaan sebagai Multifinance Syariah Terbaik 2021 oleh salah satu Lembaga. Awal bulan Februari 2021 ini meresmikan pembukaan 5 cabang pertama secara sederhana. Semua ini memberi makna bahwa kami semakin memperkuat komitmen dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat secara lebih luas, khususnya dalam memberikan kemudahan masyarakat melakukan pendaftaran Haji maupun keberangkatan Umrah dengan fasilitas pembiayaan
syariah,” tutur Inung Widi Setiadji selaku Presiden Direktur PT Sharia Multifinance Astra.

Pemerintah Mendorong

In shaa Allah, kata Inung, bila kondisi pulih dari pandemi Covid-19 nanti, kami berharap dan punya keyakinan bahwa pembiayaan syariah ini akan berkembang baik, apalagi pemerintah beberapa waktu terakhir sangat mendorong ekonomi syariah di negeri ini yang mayoritas umat Islam dan terbesar di dunia.

“Semua mengakui, begitu juga kami, bahwa potensi ekonomi syariah, termasuk pembiayaan syariah sangat besar ke depan di Indonesia. Semoga PT Sharia Multifinance Astra, yang merupakan perusahaan syariah pertama di Grup Astra, mampu berkontribusi bagi perkembangan ekonomi di Indonesia ke depan,” tambah Inung.

Menurut Inung, sebelum pandemik Covid-19, trend pemorsian haji maupun keberangkatan umroh dari Indonsia terus meningkat. Pada tahun 2018 pemorsian haji (masyarakat yang resmi mendaftar haji) mencapai 679.945 orang di Indonesia. Angka itu naik menjadi 730.2235 orang pada tahun 2019 serta turun hampir separuhnya pada tahun 2020, yakni
410.850, orang, karena kondisi pandemik.
Pemorsian haji ini memang harus dilakukan, karena minat dan calon jamaah haji yang cukup tinggi, selain kuota yang diberikan ke Indonesia sekitar 200.000-an setahun.

“Untuk itu kami memfasilitasi para calon jamaah haji dengan memastikan pemorsian hajinya melalui pembiayaan syariah bagi yang belum mendaftar,”jelas Inung.

Sementara itu, data keberangkatan umroh tahun 2018 tercatat 1.050.000 orang, kemudian tahun 2020 mencapai 1.260.000 dan tahun lalu, karena sebagian besar penyelenggaraan umroh dan haji sangat dibatasi akibat pandemik, jumlahnya turun menjadi 252.000. (Foto & Article dari Rls FIFGROUP)

Redaksi
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close