Friday, March 5, 2021
Home > Life > Art & Culture > Setahun Majalah Seni

Setahun Majalah Seni


Banten-News | Art & Culture | Jakarta

TAHUN ini genap majalah SENI edisi cetak pas setahun terbit.

Sebenarnya kalau edisi online seni.co.id sudah masuk tahun ke 5. Majalah SENI ini memutuskan terbit dalam edisi cetak secara berkala karena memang dirasa perlu apalagi –bagi yang suka akan analisa dan ulasan lebih dalam tentang hal ihwal dunia seni budaya.

Kami di redaksi merasa itu satu langkah yang dalam masa pandemi ini, kami bersyukur bisa terus hadir di hadapan pembaca. Redaksi MAJALAH SENI dalam pernyataan resmi disini sampaikan kalau majalahnya ini akan terus hadir dengan setia. Kehadiran ini pun karena yang menjadi pelanggan sudah mulai tumbuh terus. Artinya pembaca SENI makin tinggi.

“Kami akan hadir terus dan akan setia dan konsisten untuk para pembaca setia. Sampai tahun-tahun akan datang,” kata Aendra Medita Pemimpin Redaksi Majalah SENI.

Majalah SENI tergabung dengan kelompok media Meprindo Media Group (MMG) pertama kali terbit pada Februari 2020 hadir ke publik.

Pada awalnya kami meyakini bahwa pembaca di media ini jika dalam edisi cetak atau majalah mungkin hanya akan dijangkau di tanah air saja, namun kami akhirnya juga membuat edisi digital (pdf) yang akhirnya bisa tersebar ke seluruh dunia.

Sampai dengan akhir 2020, kami memang masih terus diminta oleh beberapa pembaca yang baru dan meminta edisi pdf. Majalah SENI kami memang saat ini sudah banyak juga yang meminta kerjasama baik dari menjadi media partner, sponsorship dan bahkan belakangan ada juga yang ingin menjadi media merger.

Hal terakhir tentang merger ini belum kami
putuskan karena Majalah SENI lahir dari sebuah kekuatan bersama di TIM inti yang peduli akan seni budaya tinggi.

Di tangan Anda saat ini Majalah SENI misalnya sejumlah liputan yang memang kami jalani dengan khusus, misalnya kami datang ke Bandung untuk bersilaturahmi wawancara panjang dengan seorang Doktor Seni Rachman Sabur dalam dunia teater khusus tentang Teater Tubuh.

Ke kota Tasikmalaya bertemu dan wawancara dengan pelukis Iwan Koeswanna yang konsisten dengan kesenimanannya yang istiqomah. Kami memang harus turun ke narasumber untuk kami menulisnya dengan intim dan akrab maka hasil dan sambutannya pun kami syukuri semua.

Memutuskan menjadi Majalah SENI edisi cetak adalah kebijakan yang diambil cukup lama, ditengah media cetak sedang banyak yang gulung tikar.

Tapi ini membuat hadir dalam sebagai bukti sebagai media perjuangan adalah rasanya tak perlu menyerah. Dan kami berharap pada satu tahun Majalah SENI edisi cetak ini untuk membangun rasa ruang besar pada tahun
pertama bagi kami adalah menjawab rasa cemas bahwa setahun belumlah
apa-apa bagi kami. Dan kami perlu dukungan Anda semua. Tabik! (AME)

Redaksi
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close