Wednesday, April 14, 2021
Home > News > Public Service > Semoga Sukses PSBB Tangsel dan Dinilai Merata Kompensasi Warga

Semoga Sukses PSBB Tangsel dan Dinilai Merata Kompensasi Warga


Multa F | Banten-News | Public Service | Tangsel

Sebagian besar Kota/Kabupaten di Indonesia menerapkan kebijakan pembatasan pergerakan hingga penutupan wilayah secara total demi membendung penyebaran virus Corona terhadap warganya.

Walaupun adanya sanksi-sanksi, namun penerapan PSBB dianggap belum mampu mengurangi laju penyebaran Covid-19. Di jalan memunculkan persoalan baru ditengah masyarakat akibat terhambatnya pertumbuhan ekonomi bahkan tak terjamin baik.

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany mengakui, pelaksanaan PSBB tahap pertama belum dipatuhi sepenuhnya oleh masyarakat dan pelaku usaha.

Tingkat pelanggaran masih tinggi, dari pengendara tak menggunakan masker hingga tempat usaha yang membandel beroperasi tanpa mengindahkan Protokol Covid-19.

“Kami putuskan mememperpanjang pelaksanaan PSBB sejak Sabtu 2 Mei sampai dengan batas waktu yang ditentukan dalam Keputusan Gubenur Banten terkait PSBB,” kata Airin.

“Seperti kata Pak Presiden, kunci keberhasilan PSBB, kedisiplinan semua pihak menjalankan. Kami berharap dengan perpanjangan ini, kedisplinan masyarakat Tangsel akan meningkat, sehingga kita bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Tangsel,” ucapnya.

Untuk menjamin pelaksanaan PSBB tahap 2 lebih efektif, bagi para pelanggar akan dikenakan sanksi keras. Hal demikian untuk memunculkan efek jera agar kepatuhan dan kedisiplinan masyarakat meningkat lebih tinggi dibanding PSBB tahap pertama.

“Saya berharap betul kita semua disiplin. Kami di jajaran Pemkot bersama dengan Polres dan Kodim di periode ini kita akan meningkatkan pendisiplinan baik perusahaan-perusahaan yang masih beroperasi maupun masyarakat yang masih berkerumun,” tuturnya.

Salah satu Calon Walikota Tangsel Rizal Bawazier menyebutkan bahwa adanya keberhasilam PSBB di Tangsel adalah langkah kebijakan kompensasi diberikan secara merata buat warga.

“Saya pernah sampaikan kalau Pemkot Tangsel berani untuk mengambil langkah PSBB itu dan bisa berhasll suksesnya itu maka harus kasih tunjangan kebutuhan pokok kepada warga secara merata,” ucapnya kepada wartawan, Kamis, 7 Mei 2020.

“Termasuk tunjangan atau konpensasi yang diberikan ke UMKM karena kalau tidak, warga tidak akan patuhi,” tandasnya. 

Menurut Rizal, jika kompensasi dan tunjangan sudah diberikan secara merata maka Pemkot dapat menerapkan suatu aturan atau ketegasan dalam pemberlakuan PSBB.

“Jika konpensasi dan tunjangan sudah diberikan secara tidak merata mau tidak mau akan menyebabkan kegagalan penerapan PSBB di Tangsel,” imbuhnya.

“Pointnya adalah harus ada timbal balik yang sejalan dan merata tanpa ada konpensasi dan ketegasan. PSBB tidak akan berhasil dengan sempurna,” pungkas Rizal yang juga Bakal Calon Walikota Tangerang Selatan rekomendari DPP PKS.

Sebelumnya mantan Ketua Forum Senat Mahasiswa Jakarta Bambang Tedjo Lestioro berharap program dan kebijakan Pemkot Tangsel dalam pemberlakuan PSBB dapat menyerap seluruh aspirasi warga.

“Selama masa pandemi Covid-19, Pemkot Tangsel harus berlaku adil memberikan bantuan sosial atau konpensasi tunjangan untuk warganya,” tutup Bambang, juga Presidium Solidaritas Jurnalis Independen Tangerang.

Admin
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close