Monday, January 18, 2021
Home > News > Public Service > Sejumlah Titik Banjir Kota Tangerang Surut

Sejumlah Titik Banjir Kota Tangerang Surut


Banten-News | Public Service | Tangerang Kpta

Banjir kembali melanda Kota Tangerang. Pemerintah Kota Tangerang dari seluruh elemen kembali bergerak cepat membantu masyarakat, dalam seluruh penanganan banjir.
Tak terkecuali membangun dapur umum yang kini sudah dibangun di Kecamatan Periuk. Diketahui, hingga saat ini sudah 1950 nasi bungkus di sebar Dapur Umum Periuk.

Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, Dinsos Hilman menuturkan hari pertama banjir Sabtu, 1 Februari 2020 Dapur Umum langsung dibangun. Menyebar 500 bungkus untuk Jecanatan Periuk, 250 untuk Kecamatan Batu Ceper dan 250 untuk Kecamatan Benda.

“Untuk pagi ini, sudah 600 nasi bungkus untuk makan pagi dan siang nanti ke RW 13 Kelurahan Gebang dan 35 dus air mineral. Dapur umum saat ini terus beroperasi dan terus mengolah bahan makanan yang tersedia,” ungkap Hilman, Minggu (2/2/20).

Ia menuturkan, saat ini Dapur Umum Periuk membutuhkan makanan instan. Seperti, telur, bumbu masak, kertas nasi, kantong kresek dan beras dua kuintal.

“Sejauh ini kami sudah menerima bantuan juga dari sejumlah relawn ratusan nasi bungkus, dua bungkus biskuit mie instan, air mineral hingga susu,” katanya.

Diketahui, operasional Dapur Umum Periuk digerakan tim Dinsos diperbantukan PMI, PKK, PSM, TKSK, Tagana hingga komunitas difabel.

Sementara itu, Kota Tangerang sempat dilanda banjir, sejumlah titik kini mulai surut. Diantaranya, Kelurahan Nambojaya, Pajang, Jurumudi Baru, Margasari hingga Pondok Arum.

Camat Karawaci, Tihar Sopian menuturkan sebelumnya Kelurahan Nambojaya dan Jalan Galeong dilanda banjir dengan ketinggian 50 cm.

“Alhamdulillah, kondisi terkini mulai surut. Untuk bantuan terbilang aman, belum dibutuhkannya evakuasi. Tapi kita semua jajaran terus membantu warga mempercepat proses pemulihan,” ungkap Tihar,

Sementara itu, wilayah Kecamatan Benda juga dalam kondisi sudah aman terkendali. Sebelumnya, diketahui wilayah Benda direndam banjir dengan ketinggian 60 cm.

Camat Benda, Ayi Nuryadin mengatakan dibanding kemarin tidak ada penambahan titik banjir.

“Sekarang air mulai surut. Bantuan yang sudah diberikan berupa pompanisasi dan normalisasi. Sedangkan logistik sudah kami sebar roti, mie instan dan nasi bungkus,” katanya.

Penanganan disejumlah wilayah akan terus berlangsung hingga kondisi di Kota Tangerang kembali normal.

Sementata itu, Sekretaris Dinas PU Taufik Syahzeni menyatakan sampai Minggu (02/02/2020) tinggal tiga wilayah yang masih terdampak banjir.

“Tinggal di Garden City dan jembatan Alamanda sama jalan Mutiara Pluit,” tukasnya

Admin
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close