Thursday, October 1, 2020
Home > News > Crime & Law > Polres Bandara Soetta Ringkus Komplotan Spesial Pencurian Keran dan Shower

Polres Bandara Soetta Ringkus Komplotan Spesial Pencurian Keran dan Shower


Banten-News | Crime & Law | Tangerang Airport

Polres Bandara Soetta saat merilis enam komplotan spesial pencurian

Keenam tersangka yakni NN, RJ, MT, RM,SS dan Y spesialis pencurian keran dan shower di Gedung baru Polresta Bandara Soetta yang terletak di Jalan C4 Gedung 641 Area Perkantoran berhasil diringkus pihak kepolisan Polres Bandara Soekarno-Hatta.

Keenam tersangka pencurian tersebut ditangkap di empat lokasi berbeda di Jakarta Pusat, Bekasi, Jawa Tengah dan Lebak Banten.

Kapolresta Bandara Soetta Kombes. Pol. Adi Ferdian Saputra menuturkan, komplotan tersebut ditangkap setelah mendapat laporan dari pihak kontraktor pembangunan Gedung Polresta Bandara Soetta.

“Pada tanggal 29 Juli 2020 sekira pukul 05.30 WIB, saksi mendapati 10 keran air dan 2 buah shower di lantai 1 dan 2 proyek pembangunan gedung baru Polresta Bandara Soekarno-Hatta,” kata Adi di Mapolresta Bandara Soetta, Tangerang, Rabu (22/7/2020).

Berdasarkan laporan tersebut, kata Adi Ferdian, Satreskrim Polresta Bandara Soetta membentuk tim untuk melakukan penyelidikan dalam rangka mengungkap kasus tersebut.

“Setelah melakukan penyelidikan, berhasil diungkap beberapa orang yang diduga merupakan pelaku daripada pencurian yang terjadi di wilayah hukum Bandara Soekarno-Hatta ini. Dari kasus pencurian ini total kerugian sekitar Rp 20juta. Sedangkan mereka jual kepada penadah ini seharga Rp 7,6 juta dan uang tersebut sudah dibagi-bagi oleh mereka,” ungkap Kapolres.

Adi Ferdian menuturkan, Tim Garuda Sat Reskrim Polresta Bandara Soetta juga masih melakukan pengejaran terhadap tersangka (DPO) lainnya yang indentitasnya telah dikantongi Polisi.

“Saat ini Satreskim masih mengejar DPO kasus pencurian tersebut dan identitas pelaku sudah kami ketahui,” tuturnya.

Sementara keenam tersangka tersebut kini mendekam di sel tahanan Polresta Bandara Soetta.Mereka dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. (tangerangonline)

Admin
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close