Wednesday, September 23, 2020
Home > News > Crime & Law > Perseteruan Nawawi Pomolango-Mumtaz Rais Berakhir di Bandara Soetta

Perseteruan Nawawi Pomolango-Mumtaz Rais Berakhir di Bandara Soetta


Banten-News | Crime & Law | Tangerang Airport

Polresta Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang, Banten membeberkan analisis kaitan dengan kasus perselisihan antara Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango dengan putra Amien Rais, Ahmad Mumtaz Rais.

Peristiwa itu terjadi dalam penerbangan GA-643 rute Gorontalo-Makassar-Jakarta.

“Kita sudah melakukan analisa berdasarkan apa yang disampaikan oleh Pak Nawawi di polisi sektor Terminal III, Bandara Soetta. Yang mana, penyampaian kejadian itu juga ada dari pihak Garuda. Dan dari analisis yang ada, bahwa untuk permasalahan yang ada, khususnya aturan yang harus ditaati penumpang pesawat selama berada di pesawat ini sesuai dengan Undang-Undang Penerbangan, di mana Undang-Undang tersebut yang menangani penyidik PPNS,” kata  Kapolresta Bandara Soetta Kombes Pol Adi Ferdian kepada media di Polresta Bandara Soetta, pada sela sela bakti sosial pembagian sembako, Rabu, 19 Agustus 2020.

Polisi, sambung Adi, masih memantau bersama dengan pihak terkait permasalahan aturan selama berada di dalam pesawat. Namun, dalam perselisihan itu, Nawawi Pomolango maupun Mumtaz Rais tidak melaporkan kejadian tersebut secara resmi kepada polisi.

“Kalau kita masih ikuti perkembangannya dengan mempersiapkan administrasi kalau memang ada pelaporan resmi. Tapi memang hingga saat ini tidak melaporkan kejadian itu dengan petimbangan sudah melakukan permohonan maaf terbuka,” tuturnya.

Seperti dieberitakan sebelumnya, kronologi perselisihan itu terjadi, pada Rabu (12/8/2020). Nawawi Pomolango dan Mumtaz Rais bertemu dalam penerbangan rute Gorontalo-Makassar-Jakarta.

Saat transit di Makassar tujuan Jakarta, seorang pramugari Garuda Indonesia mengingatkan kepada seseorang yang berada di kursi kelas bisnis. Peringatan itu diberikan sebanyak 3 kali untuk tidak bermain ponsel, karena pada saat itu sedang dilaksanakan refuiling atau pengisian bahan bakar pesawat.

Nawawi Pomolango merasa terpanggil untuk juga mengingatkan karena sudah tiga kali si pramugari mengingatkan. Hingga akhirnya terjadi cekcok kedua pihak sehingga ketika turun di pesawat pimpinan KPK itu langsung menjelaskan kejadian yang ada di pesawat kepada polisi. 

Admin
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close