Sunday, April 18, 2021
Home > News > Crime & Law > Penyelundupan Drugs Melalui Bandara Soetta Meningkat

Penyelundupan Drugs Melalui Bandara Soetta Meningkat


Banten-News | Crime & Law | Tangerang Airport

Upaya penyelundupan narkotika melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang meningkat. Hingga 8 Desember, Bea Cukai mencatat sebanyak 139 kasus upaya penyelundupan Narkotika.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Bandara Soetta Finari Manan saat mengelar jumpa pers di Terminal Kargo, Tangerang, Senin, 23 Desember 2019.

“Tahun 2018 sekitar 110-an kasus, sementara 2019 ini ada 139 kasus, artinya meningkat peredarannya di Bandara Soekarno-Hatta,” kata Finari.

Finari mengatakan, tahun ini sebanyak 62 kasus penyelundupan narkotika ditegah di Terminal Kargo Bandara Soetta.

Modusnya adalah paket kiriman. Sisanya dibawa langsung oleh penumpang atau melalui kurir dari luar negeri.

“Untuk 2019 sendiri total barang bukti mencapai 1,2 ton narkoba asal Amerika Serikat merupakan paling banyak yang masuk ke Indonesia melalui Bandara Soetta. Kemudian dari Malaysia sebanyak 20 kasus, 11 kasus dari India, terakhir ada China dengan 10 kasus,” ungkapnya.

Bahkan ada dari negara sendiri Indonesia juga ada 10 kasus yang sifatnya, misal penerbangan domestik harus transit dulu di Bandara Soetta.

Guna mencegah semakin maraknya peredaran barang haram masuk ke Indonesia, Finari mengaku pihaknya akan berkoordinasi dengan negara lain soal penegahannya di negara masing-masing. Pencegahannya dengan berkomunikasi membangun satu MoU dan bertukar data.

Bea Cukai beserta Kepolisian mengamankan barang bukti berupa 3.827 gram Sabu, 2862 gram ganja sintetis, 2011,4 gram tembakau gorila, 2598 gram Ketamin dan 2454 gram ekstasi.

Pihak Kepolisian juga mengamankan sebanyak 10 orang tersangka yang berasal dari berbagai negara diantaranya, 2 warga negara India, 2 warga negara China dan 1 warga negara Afrika. Lima tersangka lainnya merupakan WNI.

Mereka juga terancam maksimal hukuman mati, hukuman seumur hidup dan kurungan 20 tahun penjara sesuai dengan UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Petugas Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menegah paket kiriman tujuan Surabaya yang berisi ganja sintetis atau tembakau gorilla asal China.

Dalam kasus ini, total 2, 8 kilogram lebih narkotika golongan 1 berjenis 5-FluoroMDMB-PICA (syntehteic cannabioid) atau tembakau gorilla diamanakan petugas.

Finari mengatakan, pengungkapan penyelundupan narkotika tersebut berawal dari kecurigaan petugas terhadap paket kiriman yang terbungkus aliminium foil.

Kelima tersangka tersebut terancam maksimal hukuman mati, hukuman seumur hidup dan kurungan 20 tahun penjara sesuai dengan UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (tangerangonline)

Admin
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close