Thursday, October 1, 2020
Home > Views > Column > Penggunaan Air Dan Minyak Berozon, Bisa Singkirkan Virus Corona

Penggunaan Air Dan Minyak Berozon, Bisa Singkirkan Virus Corona


Banten-News | Sci & Tech | Tangerang

Oleh: Dr. Enjarlis, MT

DUNIA sedang dirundung masalah dengan munculnya mahkluk ciptaan Allah yang bernama virus corona. Sampai saat ini manusia di dunia disibukkan dan dicemaskan oleh virus korona ini, hingga kini belum ada obat atau antibody yang tepat untuk mengobati pasien yang terkena atau menanggkal si virus korona ini. Upaya pencegahan yang dilakukan agar tidak terinfeksi virus korona saat ini untuk tidak kontak dengan pasien positif corona dan menggunakan hand sanitizer serta melakukan disinfeksi benda benda yang mungkin sudah dihinggapi virus corona. Sehingga kebutuhan bahan untuk hand sanitizer atau disinfektan cukup besar sehingga langka di pasaran.

Apa itu Ozon?

Banyak orang kurang memahami bahwa ada senyawa alami yang mampu menghancurkan mikroorganisme; virus, bakteri, jamur dan protozoa yaitu senyawa ozon (O3). Ozon secara alami dapat di temui pada lapisan stratosfer pada ketinggian 19 mill dari permukaan laut yang berfungsi memproteksi bumi dari radiasi sinar UV. Ozon disebut juga oksigen aktif (O2) terdiri dari tiga atom oksigen dan dua dari atom oksigen dengan muatan parsial positif (ẟ+) dan negative (ẟ-) dan merupakan elemen kuat dan sangat aktif. Ozon bersifat reaktif dengan potensial oksidasi 2,07 Volt di atas Hidrogen peroksida (H2O2) dan Clorin (Cl2), O3 tidak stabil, waktu tinggal di udara pada suhu kamar selama 20 menit dan 40 menit pada suhu 0oC kemudian berubah kembali menjadi oksigen (O2). Berdasarkan sifat-sifat maka kemampuan ozon dalam merusak dan menghancurkan microbial sudah tak terbantahkan.

Bagaimana Mekanisme Ozon dalam inaktivasi Microbial pathogen?

Inaktivasi banteri oleh ozon terjadi dengan merusak keutuhan sel bakteri melalui oksidasi fosfolipid dan lipoprotein. Pada jamur inaktivasi oleh ozon dengan cara menghambat pertumbuhan sel pada tahap tertentu. Sedangkan inaktivasi virus oleh ozon terjadi dengan merusak asam nukleat (kapsid) virus dan mengganggu siklus reproduksi dengan cara mengganggu kontak virus-ke-sel inang oleh senyawa peroksidasi yang dihasilkan dari hasil reaksi ozon dengan lipid virus. Sel inang yang mempunyai lapisan enzim lemah akan menjadi rentan terhadap invasi virus dan oksidasi oleh ozon, sehingga virus akan tereliminasi dan digantikan oleh sel-sel sehat. Berdasar fakta dan studi bahwa ozon dapat mendegradasi patogen termasuk virus dan bakteri, tidak ada virus atau bakteri yang sudah dikenal kebal terhadap oksidasi ozon.

Microorganisme apa saja yang dapat didegradasi Ozon?

Beberapa microbial yang rentan terhadap inaktivasi ozon dalam situasi klinis yaitu: bakteri aerob dan anaerob, Bacteroids, Campylobacter, Clostridium, Corynebacteria, Escherichia, Klebsiella, Legionella, Mycobacteria, Propriobacteria, Pseudomonas, Salmonella, Shocella, Clocus Virus dan HIV secara in vitro yang rentan termasuk Adenoviridae, Filiviridae, Hepnaviridae, Herpesviridae, Orthomyxoviridae, Picornaviridae, Reoviridae, dan Retroviridae. Jamur peka-ozon termasuk Actinomycoses, Aspergillus, Candida, Cryptococcus.

Air Berozon atau Gas Ozon

Air berozon dan gas berozon dapat digunakan untuk desinfeksi peralatan medis atau benda lainnya yang diduga terkontaminasi oleh virus, bakteri atau jamur. Pembuatan air berozon dapat dilakukan dengan cara melarutkan gas ozon yang dihasilkan generator ozon dalam air pada suhu kamar atau lebih rendah 29oC. Air berozon dapat digunakan dengan cara disemprotkan pada peralatan, benda atau ruang yang terkontaminasi oleh virus, bakteri atau jamur. Desinfeksi secara langsung oleh gas ozon dapat juga dilakukan, dimana benda yang terkontaminasi oleh virus, bakteri dan jamur ditempatkan dalam ruang tertutup lalu di semprot dengan gas ozon.

Minyak Berozon (Ozonated Oil)

Pemanfaatan ozon untuk pencegahan badan, wajah dan tangan manusia dari kontaminasi virus, bakteri dan jamur, dapat dengan cara mengoleskan Ozonated Oil secara rata pada permukaan kulit. Ozonated oil adalah minyak yang diozonasi oleh ozon umumnya digunakan minyak nabati, contoh ozonated oil di pasaran seperti Cocozone oil atau Ozonated coconut oil dan ozonated olive oil. Ozonated oil mengandung; ozonida/1,2,4 Trioxolane dan senyawa turunan ozonide berupa aldehid, peroksida/hydrogen peroksida (H202) dan ozon serta oksigen aktif.

Senyawa aldehid, peroksida/hydrogen peroksida (H202), ozon, dan oksigen aktif dalam ozonated oil, dapat mencegah kontaminasi atau infeksi kulit oleh bakteri, virus, dan jamur. Sedangkan adanya asam laurat untuk cocozone oil dapat dimanfaatkan untuk merawat (melembabkan dan melembutkan) dan menyehatkan kulit serta mengobati luka yang terinfeksi mikroorganisme an aerob seperti jerawat. Keunggulan Hidrogen peroksida (H202) yaitu mudah larut, atom oksigen aktif akan dilepaskan dan meninggalkan H20. Atom oksigen aktif sangat reaktif dan disebut juga radikal bebas yang sangat efektif dalam merusak/degradasi virus.

Mungkinkah Ozonated Oil digunakan dengan cara menelan?

Salah satu senyawa yang terkandung dalam ozonated oil adalah senyawa peroksida/hidrogen peroksida (H202), sudah diketahui bahwa radikal bebas bertanggung jawab terhadap hampir semua jenis penyakit dan penuaan dini dan ternyata tubuh manusia membuat dan menggunakan radikal bebas untuk menghancurkan bakteri, virus, dan jamur yang berbahaya dalam tubuh. Penggunaan hidrogen peroksida pada luka yang sarat bakteri menimbulkan gelembung yang hebat oleh oksigen aktif yang dilepas peroksida, sehingga menyebabkan bakteri hancur. Kemampuan sel kita untuk menghasilkan hidrogen peroksida sangat penting bagi kehidupan. Jadi kemungkinan digunakan ozonated oil secara oral (ditelan) untuk mengobati penyakit yang disebabkan oleh virus seperti HIV dan virus corona perlu penelitian lebih lanjut oleh ahli medis dan saat ini penulis sedang melakukan penelitian sintesis ozonated oil untuk obat HIV. (***)

Penulis adalah dosen Teknik Kimia, Institut Teknologi Indonesia (ITI), Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, 27 Maret 2020..

Admin
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close