Monday, September 27, 2021
Home > News > Public Service > Pendapatan Naik, Belanja Juga Lebih Tinggi Kata Rapat Paripurna DPRD Kab Tangerang

Pendapatan Naik, Belanja Juga Lebih Tinggi Kata Rapat Paripurna DPRD Kab Tangerang


Rapat Paripurna DPRD Kab Tangerang Hari Ini di Gedung DPRD Tangerang di Tigakraksa, Kamis (18/8/2021).

Banten-News | Public Service | Tangerang Kabupaten

Pemerintah Kabupaten Tangerang (Pemkab) kembali melakukan perubahan anggaran. Hal tersebut terlihat dari penyampaian Wakil Bupati Tangerang H. Mad Romli di rapat Sidang Paripurna Pengantar Kebijakan Umum Anggaran dan Perubahan Plafon Anggaran Sementara KUA dan PPAS, Kamis (19/8/2021).

Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Khalid Ismail tersebut hanya mendengarkan rencana perubahan anggaran yang di sampaikan oleh Mad Romli Wakil Bupati Tangerang.

Dalam Pemaparannya Wakil Bupati mengatakan kalau terjadi peningkatan dalam sektor pendapatan yang mencapai Rp159,66 Miliar dari APBD Murni sebesar Rp5,46 Triliun dan pada rencana perubahan anggaran pendapat berubah menjadi Rp5,62 Triliun.

”Jumlah pendapatan murni Rp5,46 T setelah perubahan Rp5,62 T bertambah Rp159,66. Pendapat Asli Daerah sebelum perubahan Rp2,49 T menjadi Rp2,59 bertambah Rp99,81 M. Untuk Pendapatan transfer sebelum perubahan Rp2,66 T setelah perubahan Rp2,72 T naik Rp54,80 M,” terang Mad Romli.

Menurut Mad Romli peningkatan pendapatan juga terjadi pada sektor pendapatan lain-lain yang Peningkatannya mencapai 5,04 Miliar.

”Pendapatan lain lain daerah yang sah sebelum perubahan Rp305,49 M setelah perubahan Rp310,53 M bertambah Rp5,04 M,” jelasnya.

Disisi yang lain, peningkatan juga terjadi pada sektor belanja. Yakni Belanja operasional Rp3,93 T setelah perubahan menjadi Rp4,21 T naik Rp279,68. Sedangkan, belanja modal sebelum perubahan Rp1,15 T setelah perubahan Rp1,16 T bertambah Rp15,32 M.

“Disi lain belanja tidak terduga juga mengalami peningkatan yang lumayan signifikan dibanding belanja lainnya, sebelum perubahan Rp40 M perubahan Rp143,19 M bertambah Rp103,19 M. Sedangkan, belanja transfer sebelum perubahan Rp663,47 M menjadi Rp680,44 M naik Rp16,97 M,” paparnya.

Mad Romli menjelaskan, tingginya angka belanja pada rencana perubahan anggaran ini, membuat kalkulasi APBD perubahan mengalami defisit anggaran.

“Defisit anggaran sebelum perubahan Rp324,99 M setelah perubahan bertambah Rp255,50 M pada total defisit mencapai Rp45 M,” tegasnya.

Sementara, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang H. Kholid Ismail mengatakan, DPRD dalam hal ini badan anggaran akan mengkalkulasi usulan dari Pemerintah terkait perubahan anggaran tersebut.

“Kondisi pandemi memaksa ada recofusing dan akselarasi anggaran sehingga pembangunan tetap berjalan dalam kondisi yang sangat terbatas,” papar politisi PDIP ini.

Ia mengakui, meski ada peningkatan pendapatan namun peningkatan belanja juga tidak terhindarkan. Karena kebutuhan yang sangat mendesak.

“Kalkulasi harus detail dan jelas. Sehingga bisa melakukan koreksi dan masukan terkait rencana perubahan anggaran ini, karena ada angka defisit yang harus di selesaikan dalam APBD Perubahan ini,” tegasnya. (Joe/Mlt)

Redaksi
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *