Saturday, April 17, 2021
Home > News > Crime & Law > Mobil Wartawan Raib Di Bengkel Ferlindo Engineering Kelapa Dua Tangerang

Mobil Wartawan Raib Di Bengkel Ferlindo Engineering Kelapa Dua Tangerang


Banten-News | Crime & Law | Tangerang Kabupaten

Kasus raibnya mobil wartawan benten–news.com di bengkel Ferlindo Engineering Kelapa Dua Gading Serpong akan dipolisikan karena upaya damai tidak membuahkan  hasil meski sudah disomasi.

Sukardin, SH, MH, dan Abdul Rafid, SH kuasa hukum Multa Fidrus, Senin (3/2/2021) mengatakan bahwa pihaknya sudah melayangkan somasi kepada bengkel Ferlindo namun belum ada respon.

Sukardin meminta kepada saudara Fery Ferlindo, pemilik bengkel Ferlindo untuk segera melaksanakan kewajibannya membayar uang dari hasil penjualan mobil Klien saya atau kembalikan unitnya. Jika tidak, maka dalam waktu dekat akan membawa masalah ini keranah Pidana yakni penipuan dan penggelapan.

Multa Fidrus, Pimpinan Umum (PU) banten-news.com, kepada awak media menjelaskan, awalnya mobil miliknya jenis Ford type Everest rusak kemudian diderek pada malam hari dari Perumnas tanggal 1 Februari 12019 ke Bengkel Ferlindo untuk diperbaiki. Pihak bengkel merinci biaya ditaksir Rp 4 juta dan disepakai oleh pemilik mobil. Perjanjian awal service baru dilakukan setelah ada pembayaran sesuai kwintansi yang diberikan pihak bengkel.

Multa menyebut pembayaran service belum dapat dilunasi karena saat itu terkena stroke ringan sehingga mobil dititip di bengkel sampai ada pembayaran. Namun 3 hari sebelum lebaran Idul Fitri 2019 Multa kembali mendatangi bengkel tersebut untuk membayar biaya service, saat itu bertemu langsung dengan pemilik bengkel Ferlindo bernama Feri mengatakan service sudah tidak keburu karena mau libur lebaran.

Berselang beberapa bulan kemudian Multa bertemu temennya bernama Ogut kemudian diperkenalkan lagi dengan Heri untuk mengambil mobil Ford di bengkel Ferlindo dengan perjanjian menyanggupi membeli mobil tersebut. Rincian nya, Heri membayar biaya service Rp 4 juta lebih dan melanjutan angsuran leasing pemilik mobil Ford menerima Rp 30 juta. Transaksi jual beli berlangsung dihadapan Feri pemiliki bengkel Ferlindo.

Yang menarik, tanpa sepengetahuan pemilik mobil Heri membawa mobil tersebut dari bengkel Ferlindo untuk dikuasai padahal belum terjadi transaksi jual beli ini diduga telah terjadi kerja sama antara Feri dan Heri .

“Sekarang mobil itu sudah tidak ada lagi dibengkel itu dan Feri lempar persoalan kepada Heri. Kalua saya sih tidak ingin kasus ini berlanjut asal pemilik bengkel membayar Rp 30 juta,” ucap Multa. (sam)

Redaksi
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close