Wednesday, May 25, 2022
Home > News > Business > Menjelajahi Desa Sejahtera Astra Temanggung, Penghasil Kopi & Wisata Alam

Menjelajahi Desa Sejahtera Astra Temanggung, Penghasil Kopi & Wisata Alam


Tokoh Penggerak DSA Temanggung Sofiyudin Achmad (kiri) bersama dengan seorang anggota Kelompok Usaha Bersama (kanan) menunjukkan proses menjemur kopi dengan proses honey menggunakan media para-para (drying).

Banten-News | Crime & Law | Business

Sebuah usaha merawat kopi konon katanya sama dengan merawat manusia. Perlu ketelatenan dan pemenuhan unsur yang baik agar menghasilkan kopi dengan cita rasa yang berkualitas.

Usaha penuh ketelatenan ini juga dilakukan oleh masyarakat Desa Sejahtera Astra (DSA)
Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, sehingga mereka dapat merasakan manfaat dari kopi.

Desa Muncar, satu dari 14 desa yang dibina Astra melalui DSA yang terletak di dataran
tinggi Gunung Sumbing, Gunung Sindoro, dan Gunung Prau, menghasilkan produk biji
kopi robusta yang saat ini telah dikenalkan ke Belanda.

Kopi yang dipromosikan ke Negeri Kincir Angin tersebut memiliki kualitas yang bagus
dengan harga lebih dari Rp40.000 per kilogram, lebih tinggi dari harga di level petani yang biasanya hanya Rp26.000 per kilogram, sehingga dapat menambah pendapatan para petani kopi.

Hingga tahun 2021, pendapatan petani setempat mengalami kenaikan dari hasil produksi kopi. Para petani memperoleh pendapatan hingga Rp30 juta per tahun.

“Tekad saya untuk mengangkat martabat Temanggung melalui DSA. Dengan kemauan
dan kerja keras para penduduk dan dukungan Astra, DSA Temanggung mulai memproduksi kopi dengan berbagai varian,” ujar tokoh penggerak DSA Temanggung
Sofiyudin Achmad kepada para peserta Workshop Lingkungan 2021 yang diadakan
secara virtual oleh Astra pada hari ini (26/11).

Sofiyudin Achmad juga merupakan penerima apresiasi SATU Indonesia Awards tahun 2017 tingkat provinsi bidang lingkungan.

DSA merupakan kontribusi sosial berkelanjutan Astra yang fokus pada pemberdayaan kewirausahaan di tingkat desa sesuai dengan potensi desa masing-masing. Warga desa diberikan pendampingan mulai dari pelatihan, bantuan prasarana, hingga fasilitas modal dan pemasaran produk, bahkan di antaranya sampai ke pasar ekspor.

Dukungan Astra Untuk DSA Temanggung
Sebelumnya, pendapatan penduduk hanya bersumber dari pengumpulan kayu, kini
masyarakat memiliki mata pencaharian beragam dari sektor pariwisata, ekonomi kreatif, agrikultur dan olahan, peternakan dan perikanan.

Sejak dibina Astra tahun 2018, jumlah masyarakat terpapar program DSA hingga tahun 2021 mencapai 5.500 orang dari hanya sekitar 200 orang pada tahun 2018. Penyerapan tenaga kerja tahun 2021 juga meningkat menjadi 80 orang dari semula hanya 20 orang pada tahun 2018.

“Pada 2020, Astra bersama masyarakat mulai memperluas produk turunan dan
menggencarkan promosi kopi baik secara daring maupun luring. Pada 2021, dilakukan
perluasan buyer kopi beragam rasa, promosi dan penjajakan ekspor kopi ke Belanda
hingga memperluas DSA dan mitra binaan dari awalnya 3 desa pada 2018 menjadi 14
desa di 2021,” tuturnya.

Redaksi
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.