Saturday, April 17, 2021
Home > News > Crime & Law > Masyarakat Minta Usut Tuntas Kasus PT PITS Oleh Aparat Penegak Hukum Bisa Menindaklanjuti

Masyarakat Minta Usut Tuntas Kasus PT PITS Oleh Aparat Penegak Hukum Bisa Menindaklanjuti


Banten-News | Crime & Law | Tangsel

Sebelumnya diberitakan kasus Badan usaha milik daerah (BUMD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), PT. Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS) akan diberhentikan oleh Kejaksaan Tinggi Negeri Kota Tangerang Selatan, namun semua unsur masyarakat menolak bahkan meminta kasus pemanfaatan jabatan dan dugaan penyelewengan anggaran permodalan awal oleh petinggi direktur PT. PITS dilanjutkan hingga ke meja hijau.

“Ya, itu intinya kita tidak akan tinggal diam terhadap BUMD satu-satunya ini, sehabis lebaran dugaan penyimpangannya kami laporkan dan kami akan mempresure supaya cepat di tindaklanjuti,” ucap Presidium LSM PATRA Ir. Kemal.

Kemal menjelaskan bahwa tidak ada istilah mundur bagi kami untuk  PT.PITS, karena menyangkut uang yang sangat besar 300 Miliar Rupiah lebih mereka lakukan kontrak kerjasama jangka panjang dan akan membebani masyarakat.

“Saat banyaknya unsur lembaga masyarakat menolak Calon Walikota bermasalah dan mendesak keadilan dilakukan oleh Kajari Tangsel, sambil tertawa, sama lah kita juga menolak Calon Walikota yang diduga bermasalah dengan keuangan negara/daerah. Sehabis lebaran kita sampaikan laporan dugaan korupsi itu ke kejagung mungkin sekalian ke KPK hingga presiden juga,” tegasnya.

Dia menegaskan satu hal yang utama menurutnya adalah tender atau lelang untuk menarik investor itu menurut kami menyalahi aturan.

“Coba saja! apakah ada dan pernah lihat pengumumannya terbuka? Itu salah satu kesalahan besarnya,” jelas Kemal.

Dan luar biasanya boss-boss  PT. PITS  ini berani teken kontrak untuk nilai yang sangat besar walau proses lelangnya terkesan sembunyi-sembunyi. Panitia lelangnya saja tidak bisa diketahui kompetensnya, bersertifikat LKPP tidak?

“Dan yang sungguh aneh lagi DPRD saja tidak pernah membaca isi kontrak kerjasama tersebut. Jadi, memang banyak dugaan penyimpangannya,” ungkap Kemal.

Kemal bilang makin banyak unsur masyarakat yang melaporkan maka mungkin aparat penegak hukum akan serius menindaklanjuti katanya.

“Saat disinggung adanya 2 (dua) bakal Calon Walikota Tangsel yang sangat pede dengan kasusnya dan maju di pilkada Tangsel, saya kira penanggung jawab di PT. PITS ini tidak hanya Dirut (Direktur Utama.red) apalagi sebagai balon Walikota Tangsel. Semua direktur juga pasti terlibat dalam pertanggungjawaban terhadap kerjasama dan kasus PT PITS,” jawab Ir Kemal.

“Dan kami tidak melihat mereka sebagai calon Walikota tetapi sebagai direktur-direktur yang terlibat korupsi di PT. PITS,” tandasnya.

Dia kembali ditanyakan adanya issue kasus PT. PITS telah di SP3 apakah bisa ditutup bisa?

“Malah kedudukan Dirut Ini pun saya kurang paham mengapa tidak lelang jabatan dan tiba-tiba saja Dirut hasil lelang diganti begitu saja! tanpa lelang jabatan,” timpal Kemal

Walau Kejari Tangsel gagal melanjutkan, masih ada diatasnya Kejagung. Kami akan lapor ke semua aparat penegak hukum juga ke Presiden dan semua upaya hukum yang bisa ditempuh apa ke MK atau lainnya.

Lalu kalau boleh tahu apa harapan LSM Patra untuk pilkada Tangsel, kata salah satu awak media.

“Ya kami berharap ganti rejim, tetapi pesimistis, kelihatannya belum ada lawan yang hebat dan cerdik untuk mengalahkan grup incumbent ini. Lawannya belum ada yang pasti, baru aku-aku aja akan maju! Tetapi parpolnya belum deklarasikan,” ulas Kemal.

“Saya pensiun kemarin di tahun 2019, namun ini memudahkan kami untuk berjuang menumpas koruptor dan selesai Covid-19 akan ada hal menarik secara nasional yang akan saya sampaikan,” tutup Kemal. (HarianPelita)

Admin
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close