Wednesday, July 28, 2021
Home > News > Crime & Law > Komisi Ombudsman Banten Sidak Dinkes Kabupaten Tangerang, Temuannya Katanya?

Komisi Ombudsman Banten Sidak Dinkes Kabupaten Tangerang, Temuannya Katanya?


Ombudsman RI Perwakilan Banten melakukan supervisi di Kantor Dinkes Kabupaten Tangerang, Kamis (1/7/2021).

Banten-News | Crime & Law | Tangerang Kabupaten

Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Banten melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang, Kamis (1/7/2021). Dalam supervisi tersebut, ditemukan beberapa komponen dasar di kantor tersebut belum terpenuhi.

Diantaranya, Standar Operasional Prosedur (SOP) pengaduan dan batas waktu penyelesaian pengaduan, petunjuk arah di dalam kantor tersebut, surat keputusan (SK) petugas pegawai yang berjaga di kantor tersebut. Oleh karena itu, Ombusman memberikan rekomendasi agar Dinkes Kabupaten Tangerang menerapkan standar pelayanan sesaui Undang-Undang Nomor 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

“Saya berharap Dinkes bisa memenuhi kekuragangan tersebut, sehingga masyarakat lebih mudah lagi mendapatkan akses,” kata Ketua Ombusman RI Perwakilan Banten Dedy Irsan saat ditemui disela-sela sidak.

Menurut Dedy, Ombusman melakukan supervisi tersebut agar seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bisa meningkatkan pelayanan publik, sehingga juga bisa meningkatkan pelayanan publik yang prima. Namun demikian, selama ini Ombusman belum mendapatkan laporan terkait aduan masyarakat terkait pelayanan di Dinkes Kabupaten Tangerang.

“Jika ada masyarakat yang mau melakukan pengaduan terkait pelayanan, silahkan laporkan ke Ombudsman. Itu jika OPD (organisasi perangkat daerah) tidak merespon pengaduan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Achmad Muchlis mengklaim semua komponen dasar pelayanan publik di Kantor Dinkes Kabupaten Tangerang sudah berjalan sesuai yang diharapkan. Apalagi, Dinkes Kabupaten Tangerang sudah mendapatkan penilaian nilai hijau atau tingkat kepatuhan standar pelayanan publik tinggi pada 2019 lalu.

“Saat ini juga ada beberapa tambahan komponen pelayanan public, seperti website pengaduan. Dan jika masyarakat melakukan pengaduan kita langsung tindaklanjuti,” ungkapnya. (Foto & Article dari radar24.com/Mlt)

Redaksi
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close