Sunday, May 16, 2021
Home > News > Journalism > Ketua Pokja WHTR Tancapkan Plang Nama Kavling Wartawan Tangerang

Ketua Pokja WHTR Tancapkan Plang Nama Kavling Wartawan Tangerang


Banten-News | Journalism | Tangerang Kabupaten

Imam Fauzi, Ketua Pokja Wartawan Harian Tangerang Raya (WHTR) menancapkan plang nama kavling wartawan Kabupaten Tangerang di Desa Tipar Raya, Kecamatan Jambe Kabupaten Tangerang, Minggu (14/3/2021).

Meski diguyur hujan para wartawan mantan wartawan dan para ahli waris tetap semangat menunggu waktu penancapan yang disepakati tepat pukul 12.00 WIB berjalan lancar.

Menurut Imam Fauzi, wartawan Pos Kota, pemasangan plang nama itu sangat penting guna menghindari adanya pengakuan hak oleh pihak lain.

Selain itu, setelah plang ditancapkan apakah ada pihak lain terusik kita liat saja bukti bukti yang diperlihatkan karena di lahan kavling wartawan Kabupaten Tangerang sudah ada sertifikat Hak Milik (SHM) seperti yang tertera di plang nama mudah mudahan itu tidak terjadi.

“Kayaknya kalau sekarang ini orang masih mikir untuk mencaplok lahan kavling wartawan lantaran memang harganya masih rendah. Namun kalau harganya sudah meroket bisa jadi banyak mata yang melirik,” ucap Imam.

M Isa Gautama, mantan wartawan Berita Buana yang saat ini redaktur progresifjaya.com, pemilik lahan 200 M2 di Blok Timur mengatakan, pemasangan plang nama di atas lahan seluas 5.250 M2 itu di dalamnya ada sekitar 20 kavling masing-masing luasnya 200 M2 dan sisanya digunakan untuk fasos fasum.

Dijelaskan, kavling wartawan Kabupaten Tangerang diperoleh dari Drs H Bunyamin MBA dengan cara hibah sesuai Akte hibah ditanda tangani Camat/PPAT Drs Uyung Mulyadi tanggal 24 Juni 2002, dan juga Drs H Bunyamin MBA. Namun hanya sebagian saja penerima hibah yang mengurus pembuatan sertipikat, dan bahkan ada akte hibah atas kepemilikan tanah itu hilang.

Isa Gautama menambahkan, Drs H Bunyamin MBA saat itu pejabat di Kabupaten Tangerang, beberapa tahun kemudian menjadi Bupati Serang Banten menghibahkan dua bidang tanah kepada wartawan Kabupaten Tangerang dengan lokasi berbeda, yakni blok Timur luasnya 5.250 M2 (SHM) saat ini sudah dipasang plang nama dan blok Barat luasnya 6.664 M2 (SHM) ditanami pohon “Sengon” oleh pihak yang tidak dikenal.

Terpisah, Syafril Elain SH, mantan wartawan Harian Terbit saat ini beralih profesi sebagai advokat mengatakan, penerima hibah harus menguasai fisik dan mengurus sertipikat. Kalau perlu mengajukan permohonan kepada ATR/BPN Kabupaten Tangerang untuk melakukan pengukuran ulang masing-masing kavling.

”Tidak ada yang sulit kalau kita bersama sama mengurus surat-surat tanah. Kalau ada akte yang hilang ya buat laporan Polisi atau menghubungi pihak Kecamatan biasanya masih ada salinanya, saya siap membantu teman-teman,” ucapnya. (sam)

Redaksi
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close