Tuesday, October 27, 2020
Home > News > Public Service > Kerja Bakti Massal Pasca Banjir di Kota Tangerang Sunday

Kerja Bakti Massal Pasca Banjir di Kota Tangerang Sunday


Banten-News | Public Service | Tangerang Kota

Pasca banjir menimpa Kota Tangerang sejak Rabu (01/01/2020), sejumlah wilayah kota yang terdampak banjir sudah surut dan terus melakukan pembersihan.

Seperti yang dilakukan di sejumlah wilayah pada Minggu, (05/01), yang menggelar kerja bakti massal. Di Puri Kartika, RW. 09, Ciledug, para warga beserta aparat kecamatan, kelurahan, dinas terkait, TNI, Polri, ormas petugas bahau-membahu melakukan kerja bakti.

Diawali dengan apel bersama yang dipimpin oleh Camat Ciledug, Syafrudin dan langsung dilanjutkan dengan bebersih.

Sejumlah aparat, seperti Tim BPBD langsung membersihkan jalan dari sisa lumpur banjir dengan satu armada tangki air. Begitu halnya dengan Tim Satpol PP, PUPR yang turut membantu warga bebersih rumah.

Salah satu warga Puri Kartika, Rina Dewianti, menuturkan, warga disini bersama dibantu aparat-aparat Pemkot, TNI, Polri dan lainnya, lagi bersihkan sisa-sisa banjir.

“Alhamdulillah, hari ini kerja bakti bareng dan kami disini dibantu sejak awal banjir oleh aparat kecamatan, kelurahan, dinas, TNI, Polri dan unsur lainnya. Mereka sigap membantu warga disini,” terangnya.

Tidak hanya di wiayah Kecamatan Ciledug, bersih-bersih juga dilakukan di Pasar Rubuh, Kelurahan Perti, Kecamatan Cipondoh, yang turut dihadiri Walikota Tangerang, Dandim / 0506 Tgr dan Camat Cipondoh.

“Untuk wilayah Kecamatan Cipondoh kamj fokus di sini karena selain terdapat pasar, di sini juga terdapat TPS yang memang jumlah sampahnya cukup banyak,” Kata Camat Cipondoh, Riza Ridolloh.

Selain aparat Pemerintah Kota Tangerang, TNI dan Polri, pembersihan juga diikuti warga sekitar kecamatan.

“Kemarin kami udah bersih-bersih di lingkungan sekitar, dan sekarang kami bantu saudara kita di Kelurahan Petir ini,” ucap Suparna, Penggagas Kampung ATM.

Di lokasi berbeda, kerja bakti juga dilakukan di wilayah Kavling Setiabudi RW 05, Kelurahan Cipadu. Warga mulai mengumpulkan sampah pada satu titik untuk nantinya diangkut truk pengangkut sampah.

“Hingga kini telah ada 9 truk pengangkut sampah. Kami masih terus berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk mengirimkan 8 truk sampah. Sampah yang terkumpul didominasi peralatan rumah tangga yang rusak akibat banjir,” ujar Lurah Cipadu, Huda Setiawan, saat mengawal proses pengangkutan sampah.

Selain sampah, masalah yang muncul pasca banjir adalah timbulnya berbagai penyakit seperti diare.

Banyak warga yang mengeluhkan penyakit ini. Namun tak perlu khawatir karena pihak kelurahan telah berkoordinasi dengan Puskesmas untuk dilakukan pemeriksaan dan perawatan.

“Sekarang masalah yang timbul ada beberapa anak yang terjangkit diare. Saya sudah hubungi pihak Puskesmas untuk ditindaklanjuti,” tambahnya.

Adapun untuk seluruh warga terdampak banjir, diharapkan agar tetap menjaga kesehatan dan menjaga lingkungan sekitar. Jika memerlukan bantuan silahkan menghubungi call center 112.

Admin
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close