Monday, October 26, 2020
Home > News > Crime & Law > Kendaraan Mudik Yang Di Putarbalikan di Hari Ke-8 Ops Ketupat Kalimaya 2020

Kendaraan Mudik Yang Di Putarbalikan di Hari Ke-8 Ops Ketupat Kalimaya 2020


Multa F | Banten-News | Crime & Law | Serang

Di hari ke-8 pelaksanaan operasi ketupat kalimaya 2020 di wilayah hukum Polda Banten, tercatat sebanyak 337 unit kendaraan mudik telah di putarbalikan oleh petugas gabungan yang berada di beberapa titik lokasi pos check point.

Hal tersebut di ungkapkan oleh Dirlantas Polda Banten Kombes. Pol. Wibowo saat di konfirmasi, Jumat (1/5/2020). Wibowo menjelaskan upaya yang dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah atas larangan tidak mudik di masa pandemi covid-19.

“Kami akan terus mengedukasi kepada masyarakat tentang anjuran pemerintah yang melarang mudik jelang hari raya idul fitri 1441 H. Diharapkan masyarakat tidak nekat mudik, dipastikan pemudik akan diberhentikan dan dilakukan pemeriksaan oleh pihak kami dari Kepolisian dan petugas gabungan lainnya di lokasi check point,” ucap Wibowo.

Sesuai dengan pendataan yang kami lakukan, kata Wibowo, adanya penurunan jumlah kendaraan mudik dibandingkan dihari ke-7 Kamis (30/4/2020) yang tercatat sebanyak 1196 unit, sedangkan untuk saat ini tercatat sebanyak 337 unit kendaraan mudik yang di putarbalikan sehingga persentase penurunan kendaraan mudik mencapai 72%.

“Dengan adanya penurunan jumlah kendaraan, berarti ada peningkatan kesadaran masyarakat akan anjuran Pemerintah yang melarang untuk tidak mudik,” katanya.

Dilokasi berbeda Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi menambahkan Operasi Ketupat Kalimaya 2020 merupakan operasi kemanusiaan yang lebih mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif sebagai upaya Polri dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait adanya larangan untuk tidak mudik serta pemberlakuan PSBB guna mencegah penyebaran virus corona.

“Operasi Ketupat Kalimaya di tahun ini sangat berbeda dibanding tahun sebelumnya, karena lebih awal dilaksanakan dan lebih spesifik berdasarkan sasaran operasi di tengah kondisi Pandemi Covid-19” Jelas Edy.

Edy berharap, seluruh elemen masyarakat dapat bekerjasama dalam mendukung kebijakan pemerintah tentang larangan mudik, hal tersebut bertujuan untuk menjaga keselamatan warga dan keluarga di kampung halaman “Mari sayangi keluarga anda, jangan bawa potensi virus ke kampung halaman dan lebih baik untuk tetap di rumah,” pungkasnya. (Bid Humas)

Admin
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close