Thursday, June 17, 2021
Home > News > Public Service > Kelompok Wanita Tani Barokah Kota Tangerang Panen Padi

Kelompok Wanita Tani Barokah Kota Tangerang Panen Padi


Banten-News | Public Service | Tangerang Kota 

Kota Tangerang yang dijuluki Kota seribu industri dan jasa  ternyata masih terdapat lahan pertanian yang produktif meski dihimpit  oleh hutan beton seperrti yang dilakukan oleh Kelompok Wanita Tani Barokah di Kampung Sukun,di komplek Polri Kelurahan Batu Ceper Kota Tangerang ini berhasil memanen padi dan tanaman produktif.

Panen padi dan tanaman produktif dihadiri Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang Abduh Surahman, Kepala Dinas Sosial Suli Rosadi, Jumat (11/6/2021).

Sambutan Walikota mengatakan, pagi ini menghadiri panen padi dan tanaman produktif di atas lahan seluas 6 ha oleh KWT Barokah Kampung Sukun dinilai dapat meningkatkan ketahanan pangan di lingkungannya di masa pandemi.

Walikota mengapresiasi  KWT yang terus menginspirasi warga masyarakat untuk tetap produktif, hasil panen  diberikan kepada warga sekitar sehingga bermanfaat. Apa lagi disini dari hasil bercocok tanam sudah menghasilkan makanan siap saji dari bahan dasar buah sukun, sangat luar biasa.

“Pemerintah Kota Tangerang sudah bekerjasama dengan Tokopedia namanya Ayo Rangkul, produk jualan UMKM Kota Tangerang kami pasarkan secara online di aplikasi tersebut. Hasil KWT Barokah, UMKMnya bisa dipasarkan secara online agar bisa menjangkau kemasyarakat luas dan untuk terus bisa berkembang,” pesanya.

Sementara pantauan banten-news.com , hamparan lahan sawah tehnis di Kota Tangerang terus menyusut menyusul pesatnya pembangunan kawasan industri dan permukiman. Padahal, lahan sawah tehnis itu  di aliri air dari irigasi Cisadane ini dapat dilihat di Kelurahan Priuk Kota Tangerang atau tepatnya di dekat Mesjid Pintu Seribu Bayur. (sam/mlt).

 

Redaksi
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close