Wednesday, September 18, 2019
Home > News > Healt > Kadinkes Kota Tangerang Siap Menerima Sanksi

Kadinkes Kota Tangerang Siap Menerima Sanksi


Banten-News | Heath | Kota Tangerang

Setelah Standart Operasional Prosedur (SOP) penggunaan ambulan di Puskesmas-Puskesmas di Kota Tangerang menjadi Polemik, akhirnya Dinas Kesehatan Kota Tangerang merevisi SOP tersebut.

Dari yang hanya bisa digunakan pasien sakit, menjadi bisa digunakan untukengantar pasien meninggal hingga ke rumah duka.

Perubahan SOP itu dilakukan, setelah terjadi pembopongan jenazah korban yang tewas tenggelam di Sungai Cisadane, karena ditolak oleh pihak Puskesmas Cikokol untuk mendapat pinjaman ambulan.

“Kami sudah merevisi SOP itu dan mulai hari ini, Senin (26/9/2019) SOP yang baru sudah bisa diberlakukan,” kata kepala Dinas Kota Tangerang, Liza Puspita Dewi, kemarin.

Dan perubahan SOP teraebut, katanya, lansung di sosialisasikan ke Puskemas yang tersebar di 13 Kecamatan di Kota Tangerang.

Dengan tujuan agar peristiwa pembopongan mayat seperti yang dilakukan oleh keluarga almarhumah Muhammad Husen (8) karena tidak mendapatkan pelayanan ambulan, tidak terulang.

“Ini merupakan pembelajaran buat kami. Jangan sampai peristiwa yang menimpa korban tenggelam itu terulang kembali,” kata Liza.

Ditanya bagaimana dengan tindak lanjut kasus yang memilukan itu, Liza berjanji siap menerima sanksi dalam Bentuk apapun. Kasus ini dalam pemeriksaan Inspektorat dan saya siap menerima apapun sanksinya, kata dia.

Sementara itu Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Kota Tangerang Sudarto mengatakan, berdasarkan SOP yang ada sekarang, ambulan di masing-masing Puskesmas sudah bisa mengantar pasien yang meninggal dunia hingga ke rumah duka.

“Sekarang pelayanan ambulan ini tidak hanya untuk mengakut pasien yang sakit. Melainkan juga untuk pasien yang meninggal,”‘ kata dia. (cak)

Admin
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close