Thursday, August 6, 2020
Home > News > Infrastructure > Jalan Ambles di Daan Mogot Berimbas ke Bandara Soetta Terminal 3

Jalan Ambles di Daan Mogot Berimbas ke Bandara Soetta Terminal 3


Banten-News | Infrastructure | Tangerang

Jalan amblas di bawah Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) SDN Inpres Tanah Tinggi , Daan Mogot, Tangerang, Minggu, 12 Januari 2020.

Untuk mempermudah perbaikan jalan yang amblas di Jalan Daan Mogot KM 22, Pemda kota (Pemkot) Tangerang terpaksa menutup jalan tersebut untuk tidak dilalui berbagai jenis kendaraan, khususnya kendaraan yang datang dari Jakarta ke arah Tangerang.

“Kami menutup jalan itu, karena jalan nasional tersebut akan segera diperbaiki oleh Kementrian PUPR,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar.

Perbaikan jalan itu, kata Wahyudi, diperkirakan memakan waktu selama satu minggu. Karenanya, kata dia, selama proses pengerjaan, pihaknya bakal merekayasa lalu lintas supaya cepat selesai.

Lebih jauh Wahyudi menjelaskan, rekayasa lalu lintas tersebut dibagi menjadi dua untuk kendaraan besar dan kecil. Bagi kendaraan kecil yang datang dari arah Jakarta, bisa melalui Jalan Lio Baru, Jalan Agus Salim, dan Jalan Suprapto. Sedangkan untuk kendaraan besar dilihkan ke Lio Baru menuju Jalan Raya Jendral Sudirman.

Jalan amblas di Daan Mogot, Tangerang sedang dilakukan perbaikan pascabocornya pipa PDAM di jalur kiri arah Tangerang Kota. Perbaikan tersebut memengaruhi saluran air bersih di sekitar Bandara Soekarno Hatta (Soetta).

“Untuk Bandara Soekarno Hatta Terminal 3 itu sebetulnya, iya terganggu sedikit, terganggunya nanti pas ada perbaikan,” kata Kabid Humas PDAM TKR Tangerang Samsudin Sidik, saat dihubungi.

Samsudin menyebut perbaikan tengah dilakukan. Saluran air pun dimatikan sementara. “Sementara mati sampai selesainya perbaikan,” ujar Samsudin.

Samsudin mengatakan ada dua pipa yang tersambung saluran air, antara lain Jakarta dan Bandara Soekarno Hatta.

Samsudin kemudian menjelaskan ada sekitar 10.000 pelanggan PDAM yang terdampak akibat perbaikan pipa tersebut.

“Satu pipa. Jadi pipa untuk Bandara Soekarno Hatta Terminal 3 dan nanti juga ke Jakarta itu. Jadi, ada dua suplai dan penduduk sekitar Batu Ceper, Tanah Tinggi. Terdampak sekitar 10.000 pelanggan PDAM,” kata Samsudin.

Menurut Samsudin, saluran air yang terganggu antara lain Bandara Soekarno Hatta, area Jalan Daan Mogot, Kebon Jahe, Meteorologi, Jalan Lio Baru, Batu Ceper, dan Tanah Tinggi. Samsudin menyebut jadwal perbaikan akan disesuaikan dengan Dinas PUPR Tangerang.

“Untuk perbaikan kebocoran pipa tersebut, kami sesuaikan dengan jadwal pekerjaan saluran oleh Dinas PUPR dan akibat peristiwa ini terjadinya gangguan aliran,” ujarnya.

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), menyebut amblesnya ruas jalan Daan Mogot, di bawah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) SDN Inpres Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Banten, karena pipa bocor milik Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja (PDAM TKR).

PDAM TKR merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kabupaten Tangerang. Selain pipa milik PDAM, diduga masih ada beberapa pipa dari PLN, gas, maupun fiber optik yang berada di bawah jalan tersebut.l

Kepala BBPJN pada Kementerian PUPR Hari Suko Setiono menjelaskan, kebocoran pipa PDAM itu diduga tidak diketahui pihak mana pun dan sudah berlangsung sejak lama, sehingga menyebabkan tanah tergerus. Penyebab pipa bocor diduga karena sudah berkarat.

“Sekarang kita langsung bongkar, kita minta PDAM langsung direlokasi pipa ya. Nanti setelah direlokasi langsung buat yang dengan gorong gorong beton,” katanya.

Admin
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close