Monday, September 28, 2020
Home > News > Democracy > Inginkan Kader Internal, Akar Rumput PDIP Tangsel Tolak Muhamad

Inginkan Kader Internal, Akar Rumput PDIP Tangsel Tolak Muhamad



Banten-News | Democracy | Tangsel

Para kader akar rumput PDI Perjuangan menyatakan sikap menolak surat DPP PDI Perjuangan yang isinya merekomendasikan Sekretaris Daerah Kota Tangerang Selatan Muhamad untuk maju sebagai Calon Walikota Tangerang Selatan dalam Pilkada 2020 dari PDIP.

Penolakan akar rumput yang terdiri atas perwakilan pengurus PAC, ranting, anak ranting, satgas dan kader se Kota Tangerang Selatan itu dibacakan dalam sebuah pernyataan sikap di kawasan Serpong Utara, Tangerang Selatan, Minggu (5/7/2020) malam.
 
‘’Kami, perwakilan dari kader, pengurus struktural PDI Perjuangan Kota Tangerang Selatan, mulai tingkat PAC, ranting, dan anak ranting, serta satgas partai menyikapi beredarnya surat rekomendasi No 1506/IN/DPP/VI/2020 tertanggal 30 Juni 2020, yang isinya DPP PDI Perjuangan merekomendasikan Drs H Muhamad Msi untuk dijadikan Calon Walikota Tangerang Selatan,” ujar Subari perwakilan kader akar rumput dengan suara lantangnya.
 
Alasan penolakan adalah, Muhamad bukan kader internal partai, melainkan aparatur sipil negara (ASN) yang hingga kini masih aktif sebagai Sekretaris Daerah Kota Tangerang Selatan.

“Memohon kepada DPP PDI Perjuangan konsisten merekomendasikan kader internal untuk mengikuti kontestasi Pilkada 2020 sesuai amanat Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri saat Kongres ke lima di Bali, yang mengutamakan kader internal untuk maju,” katanya. 
 
Atas beredarnya surat inilah, kader akar rumput di tujuh kecamatan se Tangsel bereaksi keras, bahkan mempertanyakan keabsahan surat tersebut.

“Jikalau benar, kenapa tidak kader internal yang direkomendasikan, kita punya banyak kader di sini, kenapa musti menunjuk ASN,” ujar A Zahroni, pengurus ranting Serua, Ciputat.
 
 “Kalau dilihat dari surat itu, tampaknya elit partai tidak mengindahkan amanat Ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri yang menginginkan kader internal diprioritaskan untuk maju,” tambah Agus Prasetyo kader senior PDIP.
 
“Sepertinya DPP ingin mengulangi kesalahan di masa lalu yang menunjuk bukan kader tulen untuk maju, melainkan ASN yang dikaderkan,” ujar Komar, pengurus ranting Rawa Mekar Jaya, Serpong.
 
Pernyataan sikap para kader ini mendapat tanggapan serius di sejumlah Whatsapp Group (WAG) di Tangsel.  Bahkan Ketua DPP PDIP Ribka Tjiptaning ikut angkat bicara, “Ini menolak Muhammad mrk maunya siapa?” tulis Ribka. Atas pertanyaan ini berbagai tanggapan di group WA tersebut bermunculan, “Maaf ibu, kami menginginkan kader internal bu, bukan kader dadakan,”tulis Anna.
 

Admin
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close