Tuesday, September 22, 2020
Home > News > Social Problems > DPRD Kota Tangerang Perjuangkan Hak Korban Penggusuran Tol JORR II Kunciran-Bandara Soetta Mendapatkan Keadilan

DPRD Kota Tangerang Perjuangkan Hak Korban Penggusuran Tol JORR II Kunciran-Bandara Soetta Mendapatkan Keadilan


Banten-News | Social Problems | Tangerang Kota

Perundingan antara warga Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang dengan PT Jasamarga Kunciran-Cengkareng (JKC) terkait penyediaan tempat tinggal layak huni untuk para korban PENGGUSURAN oleh PT JKC yang sebelumnya berdemo di gedung DPRD Kota Tangerang hingga sampai menginap akhirnya menghasilkan kesepakatan.

Mediasi yang dilakukan oleh DPRD Kota Tangerang ini pun sedikit memberi angin segar bagi warga yang tengah berjuang pasca penggusuran. Pasalnya, berdasarkan hasil kesepakatan tersebut, PT JKC bersedia untuk menanggung biaya sewa kontrakan rumah sebesar Rp 4,5 juta per Kepala Keluarga (KK) untuk tiga bulan selama proses gugatan warga kepada PT JKC di pengadilan.

Sebelumnya Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang H.Turidi Susanto mendesak agar PT Jasamarga Kunciran Cengkaren (JKC) untuk menyediakan tempat tinggal yang layak bagi warga yang menjadi korban Penggusuran. Dan setelah dilakukan perundingan maka dicapai hasil kesepakatan bersama yaitu PT JKC harus menanggung biaya sewa kontrakan sebanyak 66 KK atau 27 bidang, sesuai jumlah yang telah diratakan.

“Alhamdulilah sudah terjadi kesepakatan antara PT JKC dan warga korban gusuran yang berjumlah 66 KK dengan besaran Rp 4,5 juta untuk sewa kontrakan selama 3 bulan, ” ucap Turidi, Rabu, 2 September 2020.

Menurutnya, kondisi tempat evakuasi yang disediakan untuk warga sangat tidak layak dihuni. Sehingga pihaknya pun meminta kepada PT JKC untuk segera mencarikan solusinya.

“Kami sangat prihatin dengan kondisi di lapangan, rumah mereka diratakan dengan tanah, sementara tempat evakuasinya kami lihat sangat tidak layak, bahkan tidak memenuhi standar kelayakan,” tandas Turidi, saat sidak dilapangan.

Sebelumnya, DPRD Kota Tangerang bersama anggota Komisi III DPR RI Rano Alfath juga sepakat untuk membentuk Tim Bantuan Hukum untuk warga terdampak Penggusuran Tol JORR II. Kesepakatan dikemukakan saat audiensi di gedung DPRD Kota Tangerang di Kawasan Puspemkot Kota Tangerang, pada Selasa (01/09/2020) malam.

Ditempat terpisah Warga korban Penggusuran Kampung Baru, Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang sangat mengapresiasi dan mengucapkan banyak terima kasih kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang dan juga Komisi III DPR RI yang sudah mau membantu dan turun langsung dalam penanganan persoalan warga. Hal tersebut disampaikan warga lantaran kepada siapa lagi mereka mengadu. Pasalnya, sebanyak 27 bidang yang telah di eksekusi belum dibayar sepeserpun, Rabu, (02/09/2020).

“Saya sangat mengapresiasi kinerja tugas bapak dan ibu dewan, semoga dengan kehadirannya yang sudi datang bisa memberikan harapan besar bagi kami,” ujar Koordinator Korban Gusuran Warga Benda, Edi Mulyadi.

Selain itu, pihaknya juga berharap kepada anggota dewan agar tetap menjalin kekompakan dan sinergitas dalam menangani dan memperjuangkan hak-hak warga masyarakat pemilihnya.

“Tidak banyak yang bisa kami berikan, hanya secercah doa semoga bapak dewan selalu dalam lindungan Allah dan selalu diberikan kesehatan,” pungkasnya. (mediabantencyber.co.id)

Admin
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close