Thursday, January 21, 2021
Home > News > Public Service > Ditempat Pengungsian Banjir Siapkan Kantong Sampah dan Genset

Ditempat Pengungsian Banjir Siapkan Kantong Sampah dan Genset


Banten-News | Public Service Tangerang Kota

Setelah digenangi air secara mendadak pada Senin malam 3 Februari 2020 ratusan jiwa warga Perum Total Persada Periuk dievakuasi oleh Tim BPBD UPT Periuk menggunakan 3 unit perahu ke tempat-tempat pengungsian.

Air yang datang berasal dari aliran Kali Ledug yang secara tiba-tiba melimpas dari jembatan Alamanda, dalam hitungan tidak lebih dari 1 jam air mencapai 1 meter.

Malam semakin larut ketinggian air terus meningkat hingga mencapai level tertinggi sekitar 180 – 220 cm.

Selasa 4 Februari 2020 pukul 11.00 WIB Walikota Tangerang Arief Wismansyah sambangi ratusan warganya yang terdampak banjir di tempat-tempat pengungsian yg berlokasi di Gedung Olahraga, Masjid Al Mujahidin dan Balai Warga. Sedikitnya terdapat 800 jiwa dari RW 07 dan 08 berlindung ditempat tersebut.

Walikota Tangerang setelah mendapat laporan dari Kepala BPBD UPT Periuk Syahrial, bahwa lima menit yang lalu aliran listrik sudah dipadamkan mengingat ketinggian air yang terus meningkat.

Siapkan kantong sampah, genset dan air bersih, demikian perintah walikota kepada pejabat yang turut mendampinginya.
Selain itu kepada warga tetap diminta sabar atas apa yg terjadi, Pemkot tetap akan mengupayakan kenyamanan warga.

Warga Total Persada Yang Memilih Bertahan Kembali Minta Dievakuasi

Kebijakan Walikota Tangerang meliburkan sekolah SD Gembor terkait anak didik terdampak banjir, bukan saja mendapat tepuk sorak gembira anak-anak sekolah tetapi kebijakan itu langsung dirasakan warga setempat lainnya yang dapat memanfaatkan sekolah sebagai tempat pengungsian.

Keputusan meliburkan sekolah dasar Gembor dinyatakan walikota saat kunjungi pengungsi banjir di Total Persada Selasa 4/2, pasalnya tadi malam ada beberapa warga yang memilih bertahan di lantai 2 rumahnya tetapi Karena ada pemadaman aliran listrik oleh PLN, warga minta dievakuasi ke sekolah yang diliburkan walikota.

Untung pak wali tadi kesini, jadi jelas damana tempat kita berlindung kalo semua di GOR sesek celoteh seorang bpk tua yg kedapatan sudah bercicit ketika dialog sama walikota.

Kepala UPT BPBD Periuk Syahrial menjelaskan bahwa anggotanya pagi hingga siang ini berhasil mengevakuasi kembali 37 jiwa warga yang terisolir banjir, 3 diantaranya dalam kondisi sakit kritis langsung kami larikan ke Puskesmas untuk dirujuk ke rumah sakit terdekat.

Admin
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close