Tuesday, October 20, 2020
Home > News > Public Service > Dalam Suasana Wabah Corona, Peserta Bimtek DKM Kota Tangsel Tetap Membludak

Dalam Suasana Wabah Corona, Peserta Bimtek DKM Kota Tangsel Tetap Membludak


Banten-News | Public Service | Tangsel

Ditengah suasana yang “mencekam” karena wabah virus Corona yang saat ini sedang melanda Provinsi Banten, ternyata tidak menyurutkan semangat dan antisisme jamaah masjid khususnya para pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) se-Kota Tangerang Selatan untuk menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) penggunaan dana Hibah yang diselenggarakan oleh Forum Dewan Kemakmuran Masjid (FDKM) Kota Tangerang Selatan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jalan Raya Rawa Buntu (depan De Latinos) BSD, Minggu, 15 Maret 2020 pagi, dan dihadiri oleh 80 orang pengurus DKM se-Kota Tangerang Selatan.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie, Ketua FDKM Kota Tangsel Ustadz H. Arif Wahyudi, Kabag Kesra Pemkot Tangsel H. Heli Selamet, Bendahara FDKM Kota Tangsel Ustadz H. M. Sartono Anwar serta beberapa tokoh dan aktifis forum masjid dan musholah di Kota Tangerang Selatan lainnya.

Ketua Forum Dewan Kemakmuran Masjid (FDKM) Ustadz Arif Wahyudi saat menyampaikan laporannya kepada para peserta Bimtek mengatakan bahwa forum DKM Kota Tangerang Selatan tersebut memiliki 5 program kegiatan yang sedang dijalankan.

Antara lain mendorong dan memfasilitasi  masalah pembuatan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) kepada seluruh masjid dan musholah di Kota Tangsel, menyelenggarakan Bimtek pemanfaatan dana Hibah Pemkot Kota Tangsel, menyelenggarakan pembinaan kepada generasi muda madjid dan musholah se-Kota Tangsel, menggerakkan bangkitnya ekoomi umat khususnya para jamaah dilingkungan masjid-masjid melalui pemberian tambahan modal usaha kredit usaha mikro, serta yang kelima adalah gerakkan solidarita kepada dunia Islam diseluruh dunia yang sedang mengalami berbagai musibah dan juga penindasan seperti di Palestina dan juga Suriah.

“Dan terkait kegiatan Bimtek tentang dana hibah ini, saat ini tersedia anggaran cuekup besar untuk dana hibah di Pemkot Tangerang Selatan yaitu sebesar 88 milyar. Dengan mengikuti bimtek ini FDKM Kota Tangsel berharap agar para pengurus masjid dan musholah di Kota Tangsel akan dapat memanfaatkan dengan baik dana hibah tersebut melalui pengajuan proposal dana hibah kepada Walikota Tangsel secara baik dan benar sesuai ketentuan perundang-undangan,” tandas Ustadz Arif Wahyudi.

Ditempat yang sama, Kabag Kesra Pemkot Kota Tangerang Selatan Heli Selamat mengatakan bahwa sesungguhnya dana hibah tersebut sifatnya hanyalah setimultan (ransangan) serta penyemangat bagi para DKM masjid dan musholah.

Karena yang paling pokok itu adalah dana yang didapat dari para jamaah itu sendiri dimasing-masing masjid dan musholah melalui berbagai sumber penerimaan yang baik dan halal.

“Sesungguhnya pengajuan dana hibah tersebut adalah gampang-gampang susah, tergantung bagaimana kita mensikapinya. Contoh, melampirkan foto copy pengurus Yayasan atau DKM itu harus lengkap, yaitu ketua, sekretaris dan bendahara. Atau hal lainnya semisal melampirkan surat keterangan domisili atau keterangan lembaga berbadan hukum juga harus dan wajib dipenuhi. Intinya jika proposal pengajuan dana hibah kita mau di acc, ikuti dan penuhi semua persyaratan dan kelengkapan proposal tersebut sesuai ketentuan hukum dan undang-undang,” tegas Heli Selamet.

Sementara itu, Benyamin Davnie Wakil Walikota Tangerang Selatan yang menyempatkan diri hadir dalam kegiatan Bimtek yang diselenggarakan oleh FDKM Kota Tangerang Selatan tersebut, menyatakan bahwa dirinya sangat mengapresiasi semangat pantang menyerah yang ditunjukkan oleh para jamaah dan aktivis serta pengurus DKM masjid dan musholah se Kota Tangerang Selatan tersebut.

“Ditengah suasana wabah virus Corona seperti sekarang ini semangat para bapak-bapak dan ibu para pengurus DKM tidak berubah. Memang sikap seperti itulah yang paling baik kita lakukan saat ini tidak perlu panik. Namun, tetap waspada dan selaku menjaga kesehatan dan kebersihan sesuai standar yang diberikan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan, yaitu selalu cuci tangan sebelum makan dan selalu dapat menjaga kebersihan baik lahir maupun batin,” pungkas,” katanya. (Btl)

Admin
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close