Saturday, July 24, 2021
Home > News > Public Service > Cara Kecamatan Panongan Gaet Pembeli Kambing Kurban Bermasker di Masa Sulit

Cara Kecamatan Panongan Gaet Pembeli Kambing Kurban Bermasker di Masa Sulit


Banten-News | Public Service | Tangerang Kabupaten

Tampak kambing Bermasker di lapak hewan kurban di wilayah Kecamatan Panongan, Kab Tangerang benar-benar sulit. Sepinya pembeli hewan kurban di masa pandemi membuat pedagang hewan kurban gunakan cara unik.

Salah satunya yakni dengan memasangkan masker ke sejumlah hewan kurban seperti yang dilakukan salah seorang penjual hewan kurban di wilayah Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.

Salah seorang penjual hewan kurban mengaku dirinya pak Daerobi sengaja mamasangkan masker ke sejumlah kambing dan domba di lapaknya. Tujuannya agar bisa menjadi perhatian para pembeli di masa pandemi.

“Awalnya iseng buat candaan, karena pembeli sepi. Jadi sambil menunggu pembeli saya pasangin saja masker ke kambing kurban,” ujar Daerobi, Senin (19/7/2021).

Daerobi mengaku, caranya tersebut ternyata terbilang ampuh mengundang calon pembeli untuk mampir ke lapak hewan kurban.

“Katanya sih unik, jadi pada mampir, dan Alhamdulillah tadi laku terjual 3 ekor,” ucapnya.

Meskipun demikian, pemuda yang akrab disapa Chobed ini mengatakan, peminat hewan kurban di Idul Adha 2021 sepi jika dibandingkan tahun sebelumnya.

“Jelas berbeda dan menurun. Kita tahu kan sekarang lagi pandemi covid-19,” ucap Chobed.

Terang Chobed, saat masih normal sebelum pandemi covid-19, H-2 lebaran Idul Adha hewan kurban sudah habis terjual.

“Biasanya sudah siap antar ke rumah pembeli atau ke tempat penyembelihan. Kalau sekarang, sudah mau malam takbiran masih belasan ekor yang tersisa atau belum laku,” katanya.

Sementara, harga hewan kurban yang dijual di lapak tersebut berkisar Rp3 juta – Rp5 juta per ekor kambing. (Foto & Article dari Lensa-Joe/Mlt))

Redaksi
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close