Friday, September 25, 2020
Home > News > Crime & Law > Cabut Laporan Polisi, Warga Curug dan PT Multi Sarana Sakti Berdamai

Cabut Laporan Polisi, Warga Curug dan PT Multi Sarana Sakti Berdamai


Banten-News | Crime & News | Tangerang Kabupaten

Warga Perumahan Grand Puri Asih, Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang dan PT dan Multi Sarana Sakti menandatangani kesepakatan. (sumber foto dari lingkungan Polres Tangerang Selatan)

Reaksi warga Perumahan Grand Puri Asih, Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang terhadap aktivitas pabrik milik PT Multi Sarana Sakti mencapai titik temu. Kedua belah pihak sepakat tidak akan mengulangi perbuatan yang merugikan masing-masing.

Berdasarkan sumber di lingkungan Polres Tangerang Selatan, ada lima point kesempakatan yang dibuat. Diantaranya, PT Multi Sarana Sakti berjanji memenuhi aspirasi warga Perumahan Grand Puri Asih terkait keluhan debu, polusi kepulan asap, pencemaran air dan pagar pembatas.

Sementara warga Perumahan Grand Puri Asih sepakat tidak ada menggelar unjuk rasa kembali di pabrik milik PT Multi Sarana sakti. Diketahui, kesepakatan kedua belah pihak itu disaksikan forum komunikasi pimpinan kecamatan atau Muspika Curug.

“Kedua belah pihak juga sepakat untuk mencabut laporan polisi,” kata sumber radar24news.com di lingkungan Polres Tangerang Selatan, Minggu (9/8/2020).

Ketua RT 04 RW 07 Perumahan Grand Puris Asih, Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug Ratmin membenarkan kesepakatan kedua belah pihak tersebut.

Menurutnya, PT Multi Sarana Sakti akan menindaklanjuti keluhan warga terkait debu, kepulan asap dan pencemaran air dengan cara memperbaiki pabriknya. Oleh karena itu, warga merasa puas dengan kesepakatan tersebut.

“Ya, masyarakat sudah meras puas dengan ditandatangani kesepakatan itu,” kata Ratmin saat dikonfirmasi melalui telepon.

Kesepakatan antara warga dan PT Multi Sarana Sakti tersebut, lanjut Ratmin, disaksikan oleh Camat Curug Supriyadi, Kapolsek Curug M H Panjaitan, Danramil 02/Curug Kapten Infantri Dwi Saputro.

“Selama perbaikan, PT Multi Sarana Sakti hanya mengoperasikan pabrik 12 jam, awalnya produksi 24 jam,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Ratusan warga Perumahan Grand Puri Asih, Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang berunjukrasa di depan pabrik milik PT Multi Sarana Sakti, Sabtu (8/8/2020). Demo itu untuk meminta pabrik peleburan besi itu ditutup lantaran diduga telah mencemari udara. (radar24news.com)

Admin
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close