Wednesday, October 21, 2020
Home > News > Democracy > Buruh Unjuk Rasa di Tangerang Minta Dukungan Tolak Omnibus Law

Buruh Unjuk Rasa di Tangerang Minta Dukungan Tolak Omnibus Law


(kabar6)

Banten-Law | Democracy | Tangerang Kota

Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) menggelar aksi unjuk rasa di Depan Pusat Pemerintah Kota Tangerang. Unjuk rasa tersebut untuk menolak Omnibus Law Rancangan Undang-undang Cipta Lapangan Kerja.

Para perwakilan pengunjuk rasa pun memasuki Gedung DPRD Kota Tangerang sekitar pukul 15.08 wib diterima oleh Ketua Komisi 2 Saipul Milah dari partai Golkar beserta beberapa anggota lainnya.

Presidium AB3 Dedi Sudarajat mengatakan, kedatangan aksi unjuk rasa tersebut untuk meminta dukungan dari para legislator daerah DPRD Kabupaten/Kota dan bahkan Provinsi.

“Kita ingin mendapatkan dukungan dari legislatif tingkat dua dan satu,” ujar Dedi saat beraudiensi di Ruang Bamus dengan Komisi 2 DPRD Kota Tangerang, Rabu, 22 Januari 2020.

Setelah mendapat dukungan dari legislatif tingkat daerah tersebut sebagai modal dukungan untuk menyampaikan aspirasi dengan DPR RI.

“Ending kita unjuk rasa di DPR setelah mendapat dukungan dari DPRD daerah. Saat ini kita nunggu daerah lain yang masih meminta dukungan yang ending akan menyampaikan ke DPR RI,” katanya.

Kendati demikian, dalam Omnibus Law Rancangan Undang-undang Cipta Lapangan Kerja ini ada beberapa point yang dianggap merugikan. Sebabnya ada penghapusan pesangon, penghapusan penghargaan masa kerja serta upah minimum yang di ganti dengan upah per jam.

Pantauan dilapangan, yang semula massa diperkirakan mencapai 5000 orang namun massa yang berkumpul dilapangan masih jauh dari perkiraan mencapai sekitar ratusan massa.

Ketua Komisi 2 DPRD Kota Tangerang, Saipul Milah menyatakan sikap menolak Omnibus Law Rancangan Undang-undang Cipta Lapangan Kerja. Penolakan tersebut setelah menerima para perwakilan aksi unjuk rasa di Depan Pusat Pemerintah Kota Tangerang.

“Maka secara kelembagaan apapun yang teman-teman (serikat) usulkan terkait Omnibus Law Rancangan Undang-undang Cipta Lapangan Kerja yang bakal menyengsarakan buruh kita siap mendukung, itu harus dilawan,” ujar Saipul saat menyatakan sikap di depan perwakilan buruh di Ruang Bamus DPRD Kota Tangerang. (kabar6)

Admin
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close