Wednesday, November 25, 2020
Home > News > Crime & Law > Bentrok Ormas Ciledug Dipicu Penurunan Bendera

Bentrok Ormas Ciledug Dipicu Penurunan Bendera


Banten-News | Crime & Law | Tangerang Kota

Peristiwa Bentrokan antar organisasi masyarakat atau ormas yang terjadi di wilayah Jalan Ciledug Raya, Larangan, Kota Tangerang pada Kamis, 29 Oktober 2020 pukul 00.15 WIB menjadi perhatian Dandim 0506 Tangerang, Kolonel Inf Bambang Heri Tugiyono dan Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Sugeng Hariyanto.

Siang Ini orang nomor satu dijajaran Kodim 0506 Tangerang dan Polres Metro Tangerang Kota ini langsung menyambangi kantor Polsek Ciledug untuk melihat langsung kondisi Kapolsek Ciledug Kompol Wisnu Wardana, yang diinformasikan terluka saat terjadinya bentrokan.

Usai kunjungan ke Polsek Dandim dan Kapolres langsung mendatangi posko FBR Korwil Kota Tangerang di Larangan, Kota Tangerang bersama Kapolres Metro Tangerang Kota Kombespol Sugeng Hariyanto didampingi Danramil Ciledug Kapten Inf Tarsan dan Kapolsek Ciledug.

Di posko FBR Dandim berserta Kapolres berdialog dengan para ketua serta pengurus FBR Korwil Ciledug untuk dapat mencari solusi terkait permasalahan antar ormas yang terjadi pada dinihari tadi.

Selanjutnya kedua petinggi TNI-Polri kota Tangerang beserta rombongan tersebut mendatangi Posko FBR, juga berkunjung ke Posko Pemuda Pancasila Ciledug di Kawasan Pasar Lembang dan diterima oleh Ketua PAC Ciledug Des Arni beserta para pengurus.

Baca Juga  Bersama Bupati dan Kapolresta, Dandim 0510/Trs Memanen Raya Jagung

“Hari ini kami bersama pak Dandim, Danramil dan Kapolsek mencoba berkomunikasi dengan temen-temen dari Pemuda Pancasila dan Front Betawi Rembug (FBR) terkait persoalan perselisihan yang terjadi semalam,” ujar Kapolres kepada awak media, Kamis (29/10/2020).

Kapolres berharap, semua ormas untuk sama-sama menjaga kota Tangerang ini lebih aman, nyaman dan kondusif. Persoalan apapun itu, menurutnya bisa diselesaikan dan tidak perlu berkepanjangan.

Ia juga meminta kepada seluruh Ormas yang ada, tidak saja hanya PP dan FBR ataupun Forkabi akan tetapi ormas yang lain memiliki tugas dan tanggung jawab untuk menjaga situasi Kamtibmas yang ada di kota Tangerang.

“Perselisihan tersebut hanya masalah sepele, diduga adanya penurunan bendera salah satu ormas. Kita lihat hasil proses penyelidikan dan penyidikanya ya, yang terpenting bagaimana menjaga situasi kamtibmas agar kondusif,” tukasnya.

Baca Juga  Gelar Ops Yustisi Lanjutan, Polrestro Tangerang Kota Jaring 62 Pelanggar

Kapolres menambahkan, bahwa mereka menginginkan adanya kegiatan-kegiatan yang sifatnya kontinyu, tidak saja saat ada persoalan, tetapi saat landai dan kondusif mereka ingin berkomunikasi dengan lintas ormas yang ada di kota Tangerang.

“Nanti kita fasilitasi, bentuknya seperti apa dan kapan saya sudah ngobrol dengan pak Dandim untuk merencanakan formulasi apa yang tepat. Korban luka ada dua, tapi dari luar bukan dari wilayah kota Tangerang,” kata Kapolres.

Senada dengan Dandim 0506/Tgr, Kolonel Inf Bambang Heri Tugiyono, Dirinya menjelaskan, bahwa 2 lokasi sudah didatangi dan pihaknya meminta agar mereka semua menahan diri, perselisihan itu pasti ada tetapi tinggal bagaimana menyikapinya.

“Kita jadikan kota Tangerang ini semakin kondusif, mari sama-sama kita jaga,” tandasnya.

Terkait bentrokan sering terulang pihak Polres dan Kodim berkomitmen agar tidak terjadi lagi. “Ini harus yang terakhir, kita semua sudah sepakat, intinya jangan terulang dan semua harus menahan diri,” pungkasnya. (sekilasbanten.com)

Admin
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close