Monday, January 18, 2021
Home > News > Public Service > Bantuan Banjir Tangerang Kota Terus Berdatangan

Bantuan Banjir Tangerang Kota Terus Berdatangan


Banten-News | Public Service | Tangerang Kota

Korban banjir yang terjadi di Kota Tangerang, masih membutuhkan bantuan. Tidak hanya kebutuhan akan air bersih, logistik seperti makanan, obat-ibatan dan perlengkapan untuk membersihkan rumah, dari lumpur dan sampah juga masih membutuhkan.

Melalui gerakan Tangerang Bersedekah, Posko Pemkot di parkiran tingkat Puspem Kota Tangerang hingga saat ini terus berdatangan. Mulai dari beras, mie instan, air mineral, nasi bungkus, pakaian layak pakai hingga makanan bayi.

Kepala Diskominfo, Mulyani mengungkapkan hingga saat ini bantuan banjir tak henti terus berdatangan. Diantaranya, 272 karung beras, 1.710 dus mie instan, 918 dus air mineral, 3.816 nasi bungkus, 521 paket pakaian layak pakai serta 1.088 dus snack.

“Sejak Rabu hingga saat ini, Posko Pemkot terus menerima bantuan dan terus kami lakukan pendataan. Disamping itu, seluruh tim juga terus mendistribusikan bantuan sesuai permintaan di lapangan. Ayo, kita sama-sama galakan gerakan Tangerang Bersedekah untuk kepulihan Kota Tangerang,” ungkap Mulyani, Kamis, 2 Januari 2020.

Mulyani pun mengungkap sejauh ini bantuan yang sudah didistribusikan Posko Pemkot terus tersalurkan. Diantaranya, 10.004 nasi bungkus, 957 roti, 450 dus air mineral, 1.544 dus mie instan, 79 peti telur, 52 paket baju layak pakai, 95 karung beras, 44 dus diapers, 64 dus susu serta 24 dus snack.

Sementara itu, Pemerintah Kota Tangerang menyalurkan 10 ton beras bulog, yang merupakan stok beras yang dimiliki Pemkot sebanyak 258 ton yang dititipkan dan disimpan di Bulog dimana bahan pokok tersebut sebagai cadangan pangan daerah yang digunakan diantaranya saat terjadi bencana.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Ketersediaan Distribusi dan Kerawanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang, Rika, saat ditemui disela-sela penyerahan beras Bulog di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang yang akan didistribusikan kepada warga korban banjir.

“Seperti kondisi saat ini, sementara ini kami menyalurkan 10 ton yang didistribusikan ke 13 kecamatan yang akan digunakan di dapur umum yang kemudian didistribusikan pada warga kami yang terkena banjir,” jelasnya.

Ia menjelaskan, cadangan pangan daerah sesuai dengan aturan pemerintah pusat yakni Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2015 tentang Ketahanan Pangan dan Gizi. Aturan ini, mengatur bahwa Pemerintah termasuk Pemerintah Daerah memiliki cadangan pangan.

Adapun cadangan 258 ton tersebut merupakan hasil pengadaan cadangan pangan Pemkot Tangerang sejak tahun 2015, 2016, 2018.

Admin
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close