Tuesday, October 20, 2020
Home > News > Public Service > Banjir Mulai Surut di Gembor, Upaya Optimal Dinkes Tangani Warga Terdampak Banjir

Banjir Mulai Surut di Gembor, Upaya Optimal Dinkes Tangani Warga Terdampak Banjir


Banten-News | Public Service | Tangerang Kota

Banjir di wilayah Kelurahan Gembor, Kecamatan Periuk, berangsur surut. Sejak Rabu (5/2) pagi, genangan air mulai berkurang.

Bahkan sebagian rumah warga yang awalnya terendam kini sudah mulai bisa datangi pemiliknya. Seperti di RW 02, Perumahan Pondok Alam dan RW 04 Perumahan Griya Merpati.

Sementara di Kelurahan Periuk saat ini terpantau ketinggian air masih 1,5 meter. Lebih rendah dibanding hari sebelumnya yang mencapai 2 meter.

“Situasi banjir saat ini untuk di Total Persada masih sekitar 1,5 meter dan di Kelurahan Gebang Raya sekitar 1,3 meter,” ungkap Ade Kurniawan, Kepala Biro Humas PMI Kota Tangerang.

Meski sebagian wilayah sudah mulai surut, pihaknya mengimbau warga tetap waspada. Mengingat hujan dengan intensitas tinggi masih dapat terjadi sewaktu-waktu. Kata Ade, berdasarkan prediksi BMKG intensitas hujan yang tinggi akan terjadi hingga 15 Febuari.

Personel PMI, Satpol PP, kepolisian dan TNI terus siaga selama 24 jam di lokasi terdampak banjir. Selain itu tim medis juga turut disiagakan.

“Kami ingin agar penangangan korban ini berjalan optimal sehingga semuanya bisa terlayani dengan baik,”imbuhnya.

Kemudian, untuk bantuan makan bersama Dinas Sosial, dibuka dapur umum dimana setiap harinya membuat nasi bungkus sebanyak 2.202.

“Dapur umum berlokasi di kantor Kecamatan Periuk, selesai diproduksi makanan siap saji dalam bentuk nasi bungkus itu langsung didistribusikan kepada para korban banjir,” terang Ade.

Upaya Optimal Dinkes Tangani Warga Terdampak Banjir

Dilanda banjir sejak awal Februari 2020, Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan optimal kepada warga terdampak banjir.

Delapan posko kesehatan dihadirkan yang tersebar di beberapa wilayah yaitu Posko Taman Elang RW. 16, Posko Periuk Damai RW. 08 Masjid Al Jihad, Posko Kecamatan Periuk, Puskesmas Gembor, Masjid Mujahidin RW 08 Total Persada Kelurahan Gembor, RW 21 Garden City Kelurahan Gebang Raya, RW 13 Perumahan Villa Tangerang Indah Gebang Raya, Posko Kesehatan di Pasir Jaya RW. 2.

Ditambah posko bantuan yaitu di Posko Kesehatan Kelurahan Gebang Raya Kecamatan Periuk dan Posko Bantuan Periuk Damai RW. 08 Masjid Al Jihad.

Kepala Dinas Kesehatan, dr Liza Puspadewi, mengatakan, masing-masing posko dilengkapi lima petugas kesehatan yang disiapkan untuk melayani masyarakat. “Untuk di wilayah Periuk Jaya, disediakan satu posko mobile yang siap bergerak melayani kesehatan masyarakat,” jelas dr. Liza, Rabu (05/02).

Posko, lanjutnya, akan bergerak sesuai dengan titik banjir. Jika di titik awal surut, Posko tersebut akan pindah ke titik yang masih banjir dan menbutuhkan. Di mana masing-masing posko, bisa menangani 30 hingga 50 pasien.

Adapun terkait penyakit yang ditangani di posko kesehatan, menurut data yang dihimpun dari Posko Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Tangerang, penyakit terbanyak akibat banjir Bulan Februari 2020, antara lain Dermatitis (Eksim Kulit) sebanyak 73 orang, Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) sebanyak 62 orang, Chepalgia (Sakit Kepala) sebanyak 53 orang, Mialgia sebanyak 24 orang, Gastritis (Radang Lambung) sebanyak 10 orang dan Diare sebanyak 1 orang.

Liza berharap, masyarakat dapat menjaga kebersihan dan lingkungan sekitar dari tercemarnya bakteri-bakteri penyakit. Terlebih kondisi pasca banjir. Beberapa hal yang dapat dilakukan yaitu dengan sering mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas, menjaga pola makan dan pola tidur, hingga memastikan lingkungan tetap dalam keadaan bersih.

“Terus waspada, istirahat cukup dan jaga asupan makan agar kondisi fit sehingga penyakit tidak mudah menyerang tubuh kita,” pesannya.

Admin
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close