Saturday, April 17, 2021
Home > News > Healt > Bandara Soetta Tingkatkan Pengawasan Virus Corona, Dinkes Himbau Masyarakat Jaga Kondisi Tubuh l

Bandara Soetta Tingkatkan Pengawasan Virus Corona, Dinkes Himbau Masyarakat Jaga Kondisi Tubuh l


Banten-News | Health | Tangerang

Pemerintah baru saja mengumumkan dua warga Depok, Jawa Barat diduga positif terjangkit Virus Corona (COVID-19). Sebagai pintu gerbang Negara, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) tingkatkan pengawasan.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Bandara Soetta, Dr Anas Ma’ruf mengatakan, adanya ditemukan kasus COVID-19 di Indonesia membuat pihaknya melakukan peningkatan pengawasan di Bandara Soetta.

“Tentu menjadi bagian perhatian kami di pintu masuk negara. Ini jadi catatan kita tingkatkan lagi pengamatan dan screening di Soekarno-Hatta,” kata Dr Anas di Terminal 3 Bandara Soetta, Tangerang, Senin, 2 Maret 2020.

Selain melakukan pengawasan menggunakan Thermo Gun dan Thermal Scanner di Terminal Kedatangan Internasional, KKP juga menambah petugas atau sumber daya manusia (SDM) pemeriksaan terhadap penumpang yang dari luar negeri.

“Paling tidak setiap penumpang masuk (diperiksa) dua kali , menggunakan thermal gun dan kedua menggunakan thermal scanner. Tentu ada juga peningkatan SDM, kita berupaya menambah ada dukungan juga dari Angkasa Pura II.

Menurut Anas, setiap harinya terdapat 85 sampai 90 penerbangan internasional yang datang ke Bandara Soetta. Sehingga pihaknya harus bekerja lebih ekstra melalukan pengawasan.

“Per hari dengan jumlah yang kita awasi sekira 11 sampai 12 ribu. Jadi, secara umum dilakukan di sini area thermal scanner. Tapi untuk (kedatangan) beberapa (asal) negara kita lakukan jemput bola yakni pemeriksaan di dalam pesawat atau di pintu pesawat, terutama pesawat dari Korea Selatan,” tutur Anas.

Dikatakan Anas, belum lama ini petugas KKP yang bertugas di Terminal Kedatangan Internasional sempat kewalahan melakukan pengawasan penumpang yang baru tiba. Pasalnya, terdapat 4 pesawat dari luar negeri yang mendarat pada waktu bersamaan.

“Pada hari minggu kemarin ada beberapa faktor yang berpengaruh. (Dimana) ada 4 penerbangan yang datang dalam waktu yang bersamaan, kemudian banyak penumpang yang belum isi kartu kewaspadaan kesehatan ketika turun pesawat sehingga menunggu dalam pengisian,” ujarnya.

Selain itu, terdapat 2 petugas KKP yang sebelumnya disiagakan si Bandara Soetta untuk pengawasan kedatangan Internasional diperbantukan untuk mengevakuasi WNI ke Jepang.

Namun demikian, kata Anas pihaknya tetap menerjunkan sedikitnya 15 – 20 orang petugas untuk melakukan pengawasan penumpang penerbangan Internasional di Bandara Soetta.

“Kemudian dalam hari itu ada 2 petugas kita yang sedang diperbantukan dalam rangka evakuasi ke Jepang. Minimal 15 orang seperti hari ini hari kerja. Kita tambah juga orang dari kantor itu ada 20 orang. Sehari-hari,malam dan weekend itu 15 orang.

Antisipasi Corona, Dinkes Himbau Masyarakat Jaga Kondisi Tubuh

Semantara itu, Kepala Dinas Kesehatan, dr Liza Puspadewi, mengungkapkan, menjaga kebersihan diri adalah antisipasi utama menangkal wabah virus corona. Ia pun meminta, masyarakat untuk selalu cuci tangan, kemudian menjaga tubuh lebih fit sehingga imunitas terjaga.

“Karena, virus corona sangat mudah menjangkit mereka yang lemah, maka terbanyak diidap para lansia. Jika kita menjaga kebersihan tubuh, cuci tangan, makan makanan yang sehat dan dimasak secara baik. Insyaallah, bisa terhindar dari virus corona,” ungkap dr Liza pada awak media, saat prescon, Senin (2/03/20).

Ia mengungkapkan, hal-hal wajib yang harus dilakukan masyarakat Kota Tangerang ialah tingkatkan daya tahan tubuh, berperilaku bersih dan sehat, etika batuk, sering cuci tangan, jika tidak penting jangan berpergian ke pusat keramaian, makan makanan yang seimbang dan sudah dimasak dengan baik.

“Kemarin kita mewaspadainya masih cukup mudah, hanya mewaspadai mereka yang baru pulang dari negara terjangkit. Saat ini, sudah ada warga Indonesia yang terjangkit, dengan itu yang harus kita lakukan adalah menjaga diri kita dengan baik dan benar,” tegasnya.

Ia mengatakan, sejak januari 17 orang di Kota Tangerang dalam pemantauan Dinas Kesehatan, Kota Tangerang. Mereka yang baru saja pulang dari negara terjangkit. Namun, saat ini 17 orang tersebut sudah dalam kondisi sehat dan dinyatakan negatif corona.

“Jangan panik namun tetap waspada, terpenting jaga tubuh kita tetap fit, sesering mungkin mencuci tangan dengan sabun dibawah air mengalir,” tambahnya.

Diketahui, jika terindikasi virus corona RSUD Kabupaten adalah salah satu RS yang siap melakukan penanganan isolasi pasien virus corona, dengan standar yang tepat. Warga Kota Tangerang juga bisa menginformasikan ke call center 0822-9997-3322 atau 119 atau 112.

Admin
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close