Saturday, July 24, 2021
Home > News > Crime & Law > Bandar Narkoba Tangerang Diringkus, Pemasok Masih DPO

Bandar Narkoba Tangerang Diringkus, Pemasok Masih DPO


Banten-News | Crime & Law | Tangerang Kaupaten

Bandar besar narkotika jenis sabu diwilayah Kabupaten Tangerang berinisial M alias Ganyong diringkus dan menyita 7,3 kilogram barang bukti dari barang haram tersebut.

Namun, pria berinisial A selaku pemasok dari narkoba tersebut saat ini masih dalam perburuan karena masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Kasus ini ditangkap pada bulan April 2021,  demikian kita sudah upaya sebaik mungkin, dikembangkan kasus ini selama 2,5 bukan, ada satu DPO yang dilakukan pengejaran berinisial A,” ungkap Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro, Kapolresta Tangerang, Kabupaten, Kamis (15/7/2021).

Menurut Wahyu, kasus ini berawal dari jajarannya melakukan penggeledahan seorang bandar besar diwilayah pinggir jalan Kampumg Cipondoh, Kota Tangerang berinisial M.

“Saat digeledah M tidaknditemukan barang bukti. Setelah diintrograsi dan melakukan penggejedahan lanjutan dirumahnya di Kelurahan Cipondoh Makmur, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang ditemukan 13 plastik lebih. Setelah dihitung per plastik 100 gr. Jadi total 1,3 kg narkoba jenis sabu, didalam lemari,” paparnya.

Besoknya, sambung Wahyu, petugas kembali menginintrograsi M dan petugaspun kembali menggeledah kontarakan milik M dibilangan Batuceper, Kota Tangerang.

“Dikokasi itu ditemukan sebanyak lima bungkus plastik bewarna hijau, setelah ditimbang masing masing berat 1 kg, jadi ada lima plastik sebanyak 5 kg. Satu bungkus plastik kuning lagi, ada 1 kg, dan bila ditotal tersangka M ini ada barang bukti 7,3 kg,”

Terhadap tersangka M dikenakan Pasal 114 ayat 1 dan 2 UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 5-20 tahun penjara atau seumur hidup dan denda Rp10 miliar. (Foto & Article dari Aen/Mlt)

Redaksi
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close