Saturday, January 18, 2020
Home > Life > Art & Culture > Baduy yang Instagramable Hadir di Terminal 2-F Bandara Soekarno-Hatta

Baduy yang Instagramable Hadir di Terminal 2-F Bandara Soekarno-Hatta


Banten-News | Art & Culture | Tangerang Airport

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak semakin giat kenalkan potensi wisata Provinsi Banten di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat, 27 Desember 2019.

Dalam promosi potensi wisata tersebut, Pemkab Lebak menggandeng PT Angkasa Pura II (Persero) selaku pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

PT Angkasa Pura II kembali menghadirkan photo booth dengan tema ‘Rumah Khas Baduy’ di Terminal 2 Keberangkatan Internasional atau Low Cost Carrier Terminal (LCCT).

Photo booth yang instagramable ini dapat ditemui setelah Tempat Pemeriksaan Imigrasi Terminal 2F Bandara Soetta.

Di tempat berswafoto ini digambarkan aktivitas masyarakat Baduy, mulai dari penenun hingga hasil pertanian di Lebak.

Sebelumnya, Angkasa Pura II dan Pemkab Lebak juga telah menghadirkan photo booth dengan tema berbeda di Terminal 3 Kedatangan Domestik.

Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Agus Haryadi mengatakan, promosi wisata di Bandara Soekarno-Hatta adalah salah satu concern Angkasa Pura II dalam mendukung tourism. Terlebih target wisatawan mancanegara belum menembus angka 18 juta.

“Kami di airport tentu punya kewajiban untuk support hal seperti ini dengan kerjasama Provinsi Banten dan akan kita tingkatkan. Jadi kami harap event ini bisa berkelanjutan dan prinsipnya membuka semua ruang untuk memajukan potensi parwisata,” kata Agus.

Agus mengatakan, pihaknya memberikan kesempatan kepada pemerintah daerah lainnya untuk memamerkan semua potensi wisata di Bandara Soekarno-Hatta termasuk di Terminal 3.

“Prinsip kami ini satu, sepanjang tidak mengganggu operasional bandara hal wajib dan hal primer, maka hal ini tidak masalah dan saya lihat ini positif,” ujarnya.

Sementara, Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya mengatakan, daerah wisata di Lebak telah banyak dikunjungi para wisatawan domestik maupun mancanegara. Namun, pihaknya semakin gencar mempromosikan potensi wisata Lebak.

“Sekarang destinasi wisata di Kabupaten Lebak dengan kekurangan dan kelebihannya sudah banyak dinikmati penikmat pariwisata,” kata Iti.

Dia menyebut, saat ini Pemkab Lebak tengah konsentrasi memperkenalkan 6 destinasi wisata yang disebut six fantastic.

“Konsentrasi kita saat ini diantaranya Citorek Baduy, Museum Multatuli, Museum Kolonial pertama di Indonesia, Kebun Teh Cikuya. Jadi beragam, kami menyebutnya lebak unik karena perpaduan modern dan tradisional,” tandasnya. (tangerangonline)

Admin
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close