Sunday, June 13, 2021
Home > News > Public Service > Aneh, Dana 41 Milyar Untuk Teknologi Sampah Malah Dipakai DLH Tangsel Buat Bebaskan Lahan?

Aneh, Dana 41 Milyar Untuk Teknologi Sampah Malah Dipakai DLH Tangsel Buat Bebaskan Lahan?


Banten-News | Public Service | Tangerang Selatan

Presidium Pemantau dan Pengawas Pembangunan Tangerang Raya (P4TRA) Ir. Kemal Pasha menyebutkan pihaknya menemukan banyak kejanggalan dalam pemanfaatan anggaran APBD Tahun 2015 oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan.

“Sepertinya telah terjadi aksi korupsi besar nih di DLH Kota Tangsel. Itukan judulnya kegiatan teknologi persampahan tapi tidak ada barangnya, dan saat ditanyakan kepada pihak DLH, jawabannya malah mengejutkan bahwa anggaran tersebut telah dipakai untuk pembebasan tanah ?,” kata Kemal, kepada awak media, Minggu (07/03/2021).

Atas temuan tersebut, Kemal menduga dan menyimpulkan telah terjadinya pengalokasian anggaran yang salah jika perencanaan untuk teknologi sampah Cipeucang malah berubah untuk dana pembebasan lahan disekitar area TPA Cipeucang.

“Sudah kepepet itu, waktu kegiatan ini berlangsung tahun 2015, pejabat kabidnya saat itu otomatis sebagai PPK atau pimpronya, jika perlu di seret semua mereka ke aparat penegak hukum. Keterlaluan itu, mereka Korupsi semau-maunya,” tandas Kemal, dan berharap KPK segera mengusut kasus TPA Cipeucang.

Seperti dilansir dari www.telaah.id pada Rabu (03/03/2021), Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel Yeppi Suherman memaparkan soal anggaran 41 milyar untuk teknologi persampahan pada tahun 2015, bahwa anggaran tersebut bukan digunakan untuk teknologi persampahan, melainkan untuk pembebasan lahan.

“Itu judulnya saja teknologi persampahan, tapi item didalamnya ada pembebasan lahan sekitar 3 hektar lebih untuk digunakan pembuangan sampah. Harga per hektarnya sekitar RP 1 juta lebih saat itu, dan saya lupa pastinya berapa,” ujar Yepi Suherman.

Yepi juga menambahkan bahwa selain untuk pembebasan lahan, anggaran tersebut juga digunakan untuk sosialisasi kepada masyarakat sekitar.

“Bukan cuma untuk pembebasan lahan, didalamnya ada juga untuk sosialisasi kepada warga masyarakat,” ungkapnya. (Foto & Article MBC-BTL)

Admin
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close