Sunday, September 27, 2020
Home > News > Public Service > Ancam Ketahanan Pangan, DPKP Desak Satpol PP Tutup Galian Tanah di Kemiri

Ancam Ketahanan Pangan, DPKP Desak Satpol PP Tutup Galian Tanah di Kemiri


Banten-News | Public Service | Tangerang Kabupaten

Kepala DPKP Kabupaten Tangerang Aziz Gunawan saat diwawancara radar24news.com, Jumat (11/9/2020). (foto ade maulana/radar24news.com)

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP)Kabupaten Tangerang meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penutupan aktivitas galian tanah di Kampung Klebet, Desa Klebet, Kecamatan Kemiri. Pasalnya, lahan galian tanah tersebut merupakan lahan pertanian produktif.

Kepala DPKP Kabupaten Tangerang Aziz Gunawan mengaku, sudah mendapat keluhan para petani terkait aktivitas galian tanah di Kampung Klebet, Desa Klebet, Kecamatan Kemiri. Oleh karena itu, pihaknya meminta Satpol PP Kabupaten Tangerang melakukan penutupan paksa aktivitas galian tanah tersebut.

Menurutnya, jika aktivitas galian tanah itu tetap dibiarkan akan menganggu ketahanan pangan, sehingga program unggulan Pemkab Tangerang, yakni ‘Tangerang Mantab’ tidak akan sukses atau terhujud.

“Insya Allah, saya akan kordinasi dengan Kepala Satpol PP untuk mengatasi mengantasi aktivitas galian tanah di Desa Klebet tersebut,” kata Aziz kepada wartawan radar24news.com usai mendampingi Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar meresmikan penyimpanan gudang beras di Kecamatan Teluknaga, Jumat (11/9/2020).

Dalam kesempatan ini, Aziz meminta kepada kepada Camat, kepala Desa dan tokoh masyarakat untuk memberikan perlindungan terhadap lahan-lahan pertanian.

“Jadi seyoganya lahan-lahan pertanian itu dimanfaatkan dengan baik. Saya juga berharap, dilapangan ada kelompok-kelompok tani dan pemangku kebijakan yang dibawa bisa menjaga lahan pertanian agar tidak berubah fungsi,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah petani di Desa Klebet, Kecamatan Kemiri mengeluhkan aktivitas galian tanah di wilayahnya. Pasalnya, lahan galian tanah yang berdekatan dengan area sawah telah merusak saluran itigasi. Selain itu, ceceran tanah dari atas truk sudah mengotori area sawah petani. (ade maulana)

Admin
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close