Friday, December 2, 2022
Home > News > Infrastructure > AirNav Indonesia Siap Sukseskan Penyelenggaraan KTT G20

AirNav Indonesia Siap Sukseskan Penyelenggaraan KTT G20


Banten-News | Infrastructure | Bali

AirNav Indonesia siap menjadi bagian dari kesuksesan Presidensi Indonesia pada penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang akan dilaksanakan di Bali 15 – 16 November 2022.

Terbitnya arahan dan langkah mitigasi dari Direktur Jenderal Perhubungan Udara terkait kesiapan pengaturan operasional penerbangan selama penyelenggaraan KTT Presidensi G20 Tahun 2022 melalui SE 12 Tahun 2022, membuat para stakeholders penerbangan termasuk AirNav Indonesia semakin intens melakukan persiapan dan review hal hal apa saja yang diperlukan dalam mensukseskan dan mendukung konferensi ini.

Sebagai satu-satunya Badan Usaha Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan di Indonesia, Perum LPPNPI (AirNav Indonesia) mengambil peran aktif dalam menyukseskan pelayanan navigasi kepada 39 undangan VVIP yang akan menghadiri Konferensi tersebut.

“Saat ini AirNav sudah mengantongi hampir seluruh kategori pesawat VVIP yang akan dilayani selama proses kedatangan maupun keberangkatan para delegasi yang akan menyemarakan Presidensi G20 Tahun 2022 ini,” kata Direktur Utama AirNav Indonesia Polana B. Pramesti.

Melalui Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Udara No 12 Tahun 2022 ini, seluruh amanat hingga langkah mitigasi sudah dituliskan dengan baik. Polana menguraikan, persiapan yang dilakukan AirNav Indonesia dimulai sejak pelaksanaan side event hingga pembuatan strategi kelancaran pelayanan navigasi penerbangan bagi pesawat VVIP, pesawat pendamping serta penerbangan regular dari dan menuju ke Bali.

“Setelah mengantongi jadwal dan klasifikasi pesawat para delegasi, kami mengupayakan agar penerbangan regular dari dan menuju ke Denpasar, Bali tidak terganggu. Tentunya, kami akan memprioritaskan pesawat delegasi dan pendamping, baru setelahnya penerbangan berjadwal lainnya,” ungkap Polana.

Rencana pelayanan navigasi yang telah disiapkan AirNav Indonesia antara lain dengan membentuk Tim Penanganan Terpadu Pelayanan Navigasi Penerbangan Program Presidensi G20 yg terdiri dari Kantor Pusat, Cabang Denpasar dan cabang-cabang penyangga, penerbitan dan publikasi Aeronautical Information Publication Supplement (AIP) nomor AIP SUP 28/22 dan AIP SUP 37/22 terkait Pengaturan  Operasional Penerbangan di Ruang Udara dan Bandar Udara Ngurah Rai Selama kegiatan G20 yang telah dipublikasikan kepada komunitas penerbangan pada 15 Oktober dan 5 November 2022, melakukan sosialisasi, familiriarisasi dan harmonisasi kepada seluruh jajaran SDM yang bertugas,  dan pemangku kepentingan di Bandara I Gusti Ngurah Rai serta bandara bandara penyangga lainnya, menyusun prosedur contigency plan serta berkoordinasi penyiapan skenario pelayanan dan dokumen operasional (TSOP & LOCA) bersama Operator Bandara, Otoritas Bandara, Lanud Ngurah Rai, AOC, Ground handling, BMKG dan Basarnas.

Selain memberikan pelayanan kepada delegasi VVIP dan pendukung terkait penyelenggaraan KTT G20 2022, AirNav Indonesia juga tetap memberikan pelayanan kepada penerbangan reguler berjadwal dari dan menuju ke Denpasar.

“Dengan rencana dan simulasi yang telah disusun oleh AirNav, seharusnya pernerbangan berjadwal tidak berdampak. Ada jam-jam pengaturan khusus atau limited operation yang juga telah kami siapkan. Skema terkait separasi antar pesawat, serta jam pelaksanaan limited operation tersebut, semua informasi ini sudah disampaikan kepada pengguna jasa kami, Yang jelas, konsepnya tidak mengganggu operasional komersial tetap dilayani. Tidak ada penghentian. Walaupun berkurang, tapi tidak ada penghentian,” urai Polana.

Kesiapan lainnya tercermin dalam hal pengaturan pelayanan navigasi penerbangan, AirNav Indonesia menuturkan bahwa pengecekan fasilitas peralatan pelayanan terus dilakukan dan dipercepat prosesnya, sehingga dapat mendukung penuh penyelenggaraan KTT G20 tersebut.

“Fasilitas navigasi di Bandara Ngurah Rai, semua dalam kondisi baik, sudah kami lakukan pengecekan jelang penyelenggaraan event G20, fasilitas di bandara bandara pendukung seperti Lombok, Banyuwangi, Surabaya, dan lain lain juga dalam kondisi baik, akan terus kami pantau dan percepat prosesnya apabila ditemukali hal-hal yang dapat mengganggu pelayanan lalu lintas penerbangan,” urai Polana. (Bn-Mlt)

Redaksi
The Resource & Directory Of Banten Today
https://banten-news.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.